Arti Kata "sakhsi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sakhsi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sakhsi

sakh·si Ar ark a bersifat perseorangan; individual: selain membicarakan organisasi, sekretaris yayasan itu membicarakan juga masalah keluarga dan masalah -- lainnya dng ketua

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sakhsi"

📝 Contoh Penggunaan kata "sakhsi" dalam Kalimat

1.Di sekolah, guru menganalisis prestasi individu setiap siswa untuk menentukan kebutuhan pengajaran yang tepat.
2.Dalam konteks organisasi, manajer harus memperhatikan kebutuhan sakhshi setiap pegawai untuk meningkatkan produktivitas dan kepuasan kerja.
3.Sebagai seorang penulis, aku mencari inspirasi dari individu-individu yang memiliki latar belakang unik dan cerita menarik untuk ditulis.
4.Di lingkungan sosial, masyarakat harus menghargai hak-hak sakhshi untuk berpartisipasi dalam diskusi dan memecahkan masalah bersama.
5.Dalam konteks psikologi, terapis harus memahami sakhshi yang mengalami stres dan depresi untuk memberikan bantuan yang tepat dan mendukung.

📚 Artikel terkait kata "sakhsi"

Mengenal Kata 'sakhsi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sakhsi" - Dalam Konteks Sosial dan Budaya

Kata "sakhsi" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang bersifat perseorangan atau individual. Dalam konteks sejarah, kata ini memiliki latar belakang yang menarik. Pada masa lalu, kata ini digunakan untuk menggambarkan status sosial seseorang yang memiliki hak dan kewajiban yang lebih tinggi daripada orang lain. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sakhsi" digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika Anda ingin mengatakan bahwa seseorang memiliki pendapat atau opini yang berbeda dengan orang lain, Anda bisa mengatakan bahwa mereka memiliki "pendapat sakhsi" atau "opini sakhsi". Contoh lain, ketika Anda ingin mengatakan bahwa seseorang memiliki kelebihan atau kekurangan yang spesifik, Anda bisa mengatakan bahwa mereka memiliki "kelebihan sakhsi" atau "kekurangan sakhsi". Dalam konteks budaya, kata "sakhsi" memiliki relevansi yang sangat besar. Dalam budaya Indonesia, nilai-nilai seperti "gotong royong" dan "musyawarah" sangat penting. Namun, dalam situasi tertentu, seseorang mungkin membutuhkan "sakit" atau "kelebihan" yang spesifik untuk menyelesaikan masalah. Dalam hal ini, kata "sakhsi" dapat digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki keterampilan atau pengetahuan yang spesifik.