Arti Kata "sanggah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sanggah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sanggah

1sang·gah v, me·nyang·gah v 1 tidak mau menerima; membantah; menyangkal: terdakwa itu - semua tuduhan yg ditujukan kepadanya; 2 melawan; menentang: hulubalang raja itu berusaha - keputusan raja yg lalim itu; 3 memprotes: rakyat - keputusan gubernur yg merugikan kepentingannya; 4 mempunyai pendapat lain (berbeda) dng pemrasaran dsb (dl diskusi);
sang·gah·an n 1 bantahan: -nya tidak dapat diterima oleh pengadilan; 2 pendapat lain atas pendapat (pemrasaran dsb);
pe·nyang·gah n 1 orang yg menyanggah; penentang; pembantah; 2 orang (pihak) yg memberikan pendapat lain (komentar, kritik) thd prasaran (dl diskusi dsb): dl simposium itu saya diminta untuk menjadi - atas kertas kerja Sdr. Fatoni;
pe·nyang·gah·an n proses, cara, perbuatan menyanggah: baru akan dilakukan - atas kasus itu

2sang·gah ark n tempat pemujaan di dl rumah (di Bali)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sanggah"

📝 Contoh Penggunaan kata "sanggah" dalam Kalimat

1.sanggah rumah di Bali menjadi tempat pemujaan yang sakral.
2.Pengadilan menolak semua tuduhan yang ditujukan terhadap terdakwa ini dengan alasan sanggah.
3.Rakyat menentang keputusan gubernur yang dianggap merugikan kepentingan mereka dengan cara berdemo dan menyampaikan sanggah.
4.Pengamat politik memberikan sanggah atas kebijakan pemerintah yang dianggap tidak efektif.
5.Dalam diskusi panel, saya diminta untuk menjadi penyanggah atas kertas kerja Sdr. Fatoni dan memberikan sanggahan.

📚 Artikel terkait kata "sanggah"

Mengenal Kata 'sanggah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sanggah" - Inspirasi dan Motivasi

Sejarah dan Konteks Kata Sanggah

Kata "sanggah" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, kata ini merujuk pada tempat pemujaan atau altar di dalam rumah, terutama di Bali. Namun, makna yang lebih umum adalah mengenai proses, cara, atau perbuatan menyanggah, yaitu menolak, membantah, atau menyangkal sesuatu. Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, terutama dalam konteks budaya dan keagamaan Indonesia.

Contoh Penggunaan Kata Sanggah dalam Kalimat Alami

Contoh penggunaan kata "sanggah" dalam kalimat alami adalah sebagai berikut: * "Terdakwa itu tidak mau menerima semua tuduhan yang ditujukan kepadanya, sehingga ia melakukan sanggah yang kuat." * "Hulubalang raja itu berusaha sanggah keputusan raja yang lalim itu, namun akhirnya gagal." * "Rakyat memprotes keputusan gubernur yang merugikan kepentingannya, sehingga melakukan sanggah yang massal."

Relevansi Kata Sanggah dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "sanggah" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan politik Indonesia. Dalam budaya Indonesia, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses menyanggah atau menolak sesuatu yang dianggap tidak adil atau tidak benar. Dalam konteks politik, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan proses menyanggah atau menentang keputusan pemerintah yang dianggap tidak adil atau tidak benar. Oleh karena itu, kata "sanggah" memiliki peran yang penting dalam menggambarkan proses dan perbuatan manusia dalam kehidupan sehari-hari.