Arti Kata "selekeh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selekeh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selekeh

se·le·keh /selékéh/ n noda; palit; kotoran;
ber·se·le·keh v ada selekahnya;
me·nye·le·kehi v menodai; mengotori; memaliti; mencemari

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selekeh"

📝 Contoh Penggunaan kata "selekeh" dalam Kalimat

1.Pekerjaan pembersih harus menghilangkan selekeh pada lantai yang berwarna putih.
2.Dalam proses penelitian, peneliti menemukan selekeh yang berupa sampah plastik di laut.
3.Para pelancong harus berhati-hati tidak membuang selekeh di tempat wisata.
4.Penggunaan bahan kimia dapat menyebabkan selekeh lingkungan yang berdampak parah.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, selekeh pada pakaian dapat dihilangkan dengan menggunakan detergen.

📚 Artikel terkait kata "selekeh"

Mengenal Kata 'selekeh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Selekeh" dalam Bahasa Indonesia

Kata selekeh memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang bernoda, kotor, atau tercemari. Dalam konteks historis, kata selekeh sering digunakan untuk menggambarkan keadaan masyarakat yang masih sederhana dan tidak memiliki akses ke fasilitas kebersihan yang memadai. Namun, dalam konteks modern, kata selekeh tidak hanya digunakan untuk menggambarkan keadaan fisik, tetapi juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan mental atau emosional. Misalnya, jika seseorang merasa selekeh hati karena kehilangan sesuatu yang berharga, maka itu berarti dia merasa sedih dan tidak nyaman. Berikut beberapa contoh penggunaan kata selekeh dalam kalimat yang alami: * "Air sungai di daerah itu sangat selekeh karena limbah industri yang tidak terelakkan." * "Dia merasa selekeh hati setelah mendengar berita tentang kehilangan saudara terdekatnya." * "Kerumunan manusia di lapangan sangat selekeh karena kehadiran sampah dan limbah yang tidak terurus." Dalam kehidupan sehari-hari, kata selekeh memiliki relevansi yang sangat penting. Misalnya, ketika kita membicarakan tentang kebersihan lingkungan, maka kata selekeh menjadi sangat relevan. Dalam budaya Indonesia modern, kita sangat menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan menghindari keadaan selekeh. Oleh karena itu, kita harus selalu berusaha untuk menjaga kebersihan dan menghindari keadaan yang dapat menyebabkan selekeh.