Arti Kata "seluar kotong" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "seluar kotong" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

seluar kotong

seluar pendek

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "seluar kotong"

📝 Contoh Penggunaan kata "seluar kotong" dalam Kalimat

1.Siswa memakai seluar kotong putih saat berlatih olahraga di sekolah.
2.Ibu mengatakan untuk mengganti seluar kotong yang sudah lama dengan yang baru.
3.Kepala sekolah meminta siswa untuk memakai seluar kotong yang sesuai dengan aturan sekolah.
4.Pak raja memutuskan untuk memakai seluar kotong hitam pada acara kenegaraan.
5.Dalam perencanaan kostum teater, pemeran utama memilih seluar kotong biru yang unik.

📚 Artikel terkait kata "seluar kotong"

Mengenal Kata 'seluar kotong' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "seluar kotong" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "seluar kotong" seringkali digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan jenis pakaian yang pendek dan umumnya tidak disertai dengan kancing atau baju yang lebih panjang. Kata ini memiliki makna yang relevan dengan istilah "seluar pendek" dalam bahasa Indonesia yang resmi. Pada awalnya, seluar kotong merupakan pakaian yang sederhana dan fungsional, terutama digunakan oleh pekerja kasar, petani, atau pejalan kaki. Seluar kotong telah menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak zaman dulu. Jika dilihat dari sisi sejarah, pakaian ini digunakan oleh masyarakat untuk memudahkan gerakan dan menghemat waktu. Sifatnya yang sederhana dan fungsional membuat seluar kotong menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Selain itu, penggunaan seluar kotong juga menunjukkan simbolik sederhana dan tidak terlalu mencolok dalam kehidupan masyarakat. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "seluar kotong" dalam kalimat yang alami: * "Dia memilih menggunakan seluar kotong untuk berjalan-jalan di hari itu." * "Saya suka menggunakan seluar kotong karena lebih nyaman dan mudah digunakan." * "Dia memesan seluar kotong baru di toko pakaian terdekat." Pada saat ini, kata "seluar kotong" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks kebiasaan dan tradisi Indonesia. Dalam budaya modern, seluar kotong tetap menjadi pilihan yang populer untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari, seperti berjalan-jalan, berolahraga, atau berpekerjaan.