Arti Kata "semata" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "semata" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

semata

se·ma·ta adv semata-mata;
se·ma·ta-ma·ta adv 1 hanya; melulu; cuma; 2 belaka; sama sekali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "semata"

📝 Contoh Penggunaan kata "semata" dalam Kalimat

1.Aku hanya berminat pada pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang saya semata.
2.Pada masa lalu, bangsa Jepang sangat kesepian dan hidup semata-mata untuk negara.
3.Mahasiswa tersebut hanya memikirkan tentang skripsi semata, tanpa mempedulikan kehidupan sehari-hari.
4.Rumah itu dibangun semata-mata untuk mengekspresikan kebebasan pemiliknya.
5.Pada masa puncaknya, kekuasaan kerajaan hanya berdasarkan kekuatan militer semata.

📚 Artikel terkait kata "semata"

Mengenal Kata 'semata' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Semata" - Hanya dan Cumanya

Kata "semata" adalah salah satu kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia, tetapi mungkin masih banyak orang yang tidak mengerti dengan maknanya secara mendalam. Kata ini memiliki makna umum yang berarti "hanya", "melulu", atau "sama sekali". Secara historis, kata ini berasal dari bahasa Indonesia kuno, dimana kata ini digunakan untuk mengemukakan sesuatu yang terjadi atau ada tanpa adanya yang lain. Menggunakan Kata "Semata" dalam Konteks Sehari-Hari Kata "semata" sering digunakan dalam berbagai konteks sehari-hari. Misalnya, jika seseorang mengatakan "saya hanya makan nasi goreng semata", berarti mereka hanya makan nasi goreng tanpa makanan lain. Atau, jika seseorang mengatakan "saya cuma bisa berbicara bahasa Indonesia semata", berarti mereka hanya bisa berbicara bahasa Indonesia tanpa bisa berbicara bahasa lain. Kata "Semata" dalam Budaya Indonesia Modern Kata "semata" juga memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks kehidupan sehari-hari, orang Indonesia sering menggunakan kata "semata" untuk mengemukakan sesuatu yang terjadi atau ada tanpa adanya yang lain. Contohnya, jika seseorang mengatakan "saya cuma bisa menunggu semata", berarti mereka hanya bisa menunggu tanpa bisa melakukan apa-apa lain. Dalam konteks budaya, kata "semata" juga digunakan untuk mengemukakan kesadaran akan kekurangan atau kelemahan seseorang. Contohnya, jika seseorang mengatakan "saya cuma bisa berbicara bahasa Indonesia semata", berarti mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa berbicara bahasa lain. Dari contoh-contoh di atas, kita dapat melihat bahwa kata "semata" memiliki makna yang luas dan beragam dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna kata ini secara mendalam untuk dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif dalam berbagai konteks sehari-hari.