Arti Kata "sinusoid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sinusoid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sinusoid

si·nu·so·id a Anat ruangan berisi darah dl limpa, pankreas, dan hepar

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sinusoid"

📝 Contoh Penggunaan kata "sinusoid" dalam Kalimat

1.Dalam anatomi, sinusoid adalah struktur ruangan berisi darah yang ditemukan di limpa.
2.Dokter menggunakan sinusoid sebagai indikator kesehatan pasien yang menderita penyakit berat.
3.Keterampilan menggambar sinusoid sangat penting dalam mengajarkan matematika pada siswa sekolah menengah.
4.Penelitian terkini menunjukkan bahwa sinusoid berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.
5.Struktur sinusoid unik dan kompleks membuatnya menjadi subjek minat bagi para ilmuwan anatomi.

📚 Artikel terkait kata "sinusoid"

Mengenal Kata 'sinusoid' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sinusoid" - Struktur Anatomi dalam Kesehatan

Kata "sinusoid" seringkali tidak dikenal oleh banyak orang, terutama orang awam. Namun, dalam konteks anatomi dan kedokteran, sinusoid memiliki makna yang sangat penting. Sinusoid adalah sebuah struktur ruang berisi darah dalam organ tertentu, seperti limpa, pankreas, dan hepar. Dalam arti resmi, sinusoid adalah ruang-ruang kecil yang berisi darah dan berperan dalam proses metabolisme dan penyaringan darah. Dalam sejarah, sinusoid pertama kali dijelaskan oleh ilmuwan Belanda, Willem Einthoven, pada tahun 1901. Ia menemukan bahwa sinusoid adalah ruang-ruang kecil yang berisi darah dalam organ limpa dan pankreas. Penemuan ini sangat penting karena membantu ilmuwan memahami cara kerja organ-organ tersebut dalam proses metabolisme dan penyaringan darah. Dengan demikian, ilmuwan dapat mengembangkan pengetahuan dan teknologi yang lebih baik untuk memahami dan mendiagnosa penyakit-penyakit yang terkait dengan organ-organ tersebut. Contoh penggunaan kata sinusoid dalam kalimat yang alami adalah: "Dalam anatomi, struktur sinusoid berperan penting dalam proses penyaringan darah dalam limpa." atau "Penelitian terbaru menunjukkan bahwa sinusoid dalam pankreas berperan dalam regulasi kadar glukosa darah." Dalam kedua contoh tersebut, kata sinusoid digunakan untuk menjelaskan struktur anatomi yang penting dalam proses metabolisme dan penyaringan darah. Penggunaan kata sinusoid dalam kehidupan sehari-hari sangat terbatas, tetapi dalam bidang kedokteran dan anatomi, kata ini sangat penting. Dalam budaya Indonesia modern, kata sinusoid tidak banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari, tetapi dalam bidang kedokteran dan anatomi, kata ini sangat umum digunakan. Dengan demikian, pengetahuan tentang sinusoid sangat penting bagi ilmuwan dan dokter dalam mendiagnosa dan mengobati penyakit-penyakit yang terkait dengan organ-organ tersebut.