Arti Kata "subyektif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "subyektif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

subyektif

sub·yek·tif /subyéktif/ ? subjektif

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "subyektif"

๐Ÿ“ Contoh Penggunaan kata "subyektif" dalam Kalimat

1.Dalam opini saya, nilai subyektif dari seorang kritikus sangatlah berpengaruh.
2.Banyak orang yang memiliki pendapat subyektif tentang kebenaran dan keadilan dalam masyarakat.
3.Dalam teks sastra, karakter subyektif dapat menunjukkan sisi kelemahan dan kekuatannya.
4.Pada umumnya, penilaian subyektif dapat berbeda-beda dari satu orang ke orang lainnya.
5.Dalam sistem pendidikan, guru harus dapat menghindari pendapat subyektif yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.

๐Ÿ“š Artikel terkait kata "subyektif"

Mengenal Kata 'subyektif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "subyektif" - Inspirasi dan Motivasi

Kata subyektif memiliki makna yang penting dalam komunikasi dan ekspresi. Dalam konteks historis, kata ini berasal dari bahasa Latin "subiectus," yang berarti "terletak di bawah" atau "tersubordinasi." Dalam teori sastra dan filosofi, subyektif merujuk pada pandangan atau opini yang dipengaruhi oleh persepsi dan pengalaman individu. Dalam kehidupan sehari-hari, kata subyektif sering digunakan untuk menggambarkan opini atau pendapat yang berdasarkan pada persepsi atau pengalaman pribadi. Misalnya, "Pernyataan tersebut sangat subyektif, karena dibuat berdasarkan pengalaman saya sendiri." Atau, "Saya memiliki pendapat subyektif tentang film ini, karena saya terlalu terlibat dengan ceritanya." Dalam kalimat lain, "Kritik subyektif terhadap pekerjaan ini sangat beragam, tergantung pada standar dan harapan masing-masing orang." Dalam budaya Indonesia modern, kata subyektif memiliki relevansi yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, dalam jurnalisme, subyektif digunakan untuk menggambarkan pendapat atau opini jurnalis yang berdasarkan pada pengalaman dan pengetahuan mereka. Dalam seni, subyektif digunakan untuk menggambarkan karya seni yang dipengaruhi oleh persepsi dan pengalaman individu. Dalam komunikasi, subyektif digunakan untuk menggambarkan pendapat atau opini yang berdasarkan pada persepsi dan pengalaman pribadi. Dalam keseluruhan, kata subyektif memiliki makna yang penting dalam komunikasi dan ekspresi. Dalam kehidupan sehari-hari, subyektif digunakan untuk menggambarkan opini atau pendapat yang berdasarkan pada persepsi dan pengalaman individu. Dalam budaya Indonesia modern, subyektif memiliki relevansi yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan.