Arti Kata "sudah serban (memakai serban)" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sudah serban (memakai serban)" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sudah serban (memakai serban)

Kiasan sudah menjadi haji

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sudah serban (memakai serban)"

📝 Contoh Penggunaan kata "sudah serban (memakai serban)" dalam Kalimat

1.Orang tua saya sudah serban dan selalu memberikan nasihat bijak kepada saya.
2.Saya masih ingat ketika ayah saya sudah serban dan berbicara tentang pentingnya kejujuran.
3.Dalam kesepakatan antara pihak-pihak, dia sudah serban dan tidak dapat menarik kembali janji tersebut.
4.Ayah mertua saya sudah serban dan memiliki pengalaman berharga dalam dunia bisnis.
5.Dalam konteks keagamaan, sudah serban menjadi istilah untuk menggambarkan seseorang yang telah melakukan ibadah haji.

📚 Artikel terkait kata "sudah serban (memakai serban)"

Mengenal Kata 'sudah serban (memakai serban)' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "sudah serban (memakai serban)" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "sudah serban (memakai serban)" adalah kiasan yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang sudah menjadi orang suci atau telah mencapai tingkat spiritual tertinggi. Kiasan ini berasal dari kebiasaan pengembara atau peziarah yang memakai serban, yaitu busana khusus yang dipakai saat melakukan perjalanan spiritual. Dalam konteks sejarah, serban digunakan sebagai simbol kesucian dan kekuatan spiritual. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "sudah serban (memakai serban)" digunakan untuk menggambarkan orang yang telah mencapai tujuan spiritual mereka. Misalnya, "Dia sudah serban, jadi tidak perlu lagi melakukan perjalanan spiritual." Atau, "Dia memakai serban, jadi dia sudah menjadi orang yang suci." Kata "sudah serban (memakai serban)" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti menggambarkan seseorang yang telah mencapai kesuksesan atau kebebasan. Misalnya, "Dia sudah serban, jadi dia sudah bebas dari masalah keuangan." Atau, "Dia memakai serban, jadi dia sudah mencapai tujuan hidupnya." Dalam budaya Indonesia modern, kata "sudah serban (memakai serban)" masih digunakan sebagai simbol kesucian dan kekuatan spiritual. Namun, makna kiasan ini telah berkembang untuk menggambarkan kesuksesan atau kebebasan dalam hidup. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna kiasan ini dan menggunakan kata "sudah serban (memakai serban)" dengan bijak dalam kehidupan sehari-hari.