Arti Kata "sumbung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "sumbung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

sumbung

sum·bung n kamar bagi tuan rumah dan anggota keluarga pd rumah orang Toraja Lodan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "sumbung"

📝 Contoh Penggunaan kata "sumbung" dalam Kalimat

1.Di rumah adat Toraja, sumbung digunakan sebagai kamar bagi tuan rumah dan keluarga.
2.Ketika mengunjungi rumah orang Toraja, saya diundang untuk menginap di sumbung mereka.
3.sumbung adalah bagian penting dari rumah adat Toraja, menunjukkan status sosial dan kehormatan keluarga.
4.Dalam tradisi budaya Toraja, sumbung dihiasi dengan lukisan-lukisan yang menunjukkan kehidupan dan mitos.
5.Pada saat itu, rumah keluarga kami memiliki sumbung yang luas dan nyaman untuk tempat istirahat.

📚 Artikel terkait kata "sumbung"

Mengenal Kata 'sumbung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Sumbung" - Inspirasi dari Budaya Toraja

Kata "sumbung" seringkali menjadi asing bagi banyak orang, terutama mereka yang tidak familiar dengan budaya Toraja. Pada dasarnya, sumbung merupakan istilah dalam bahasa Indonesia yang mengacu pada kamar atau ruang yang khusus digunakan oleh tuan rumah dan anggota keluarga dalam rumah orang Toraja di Lolayan (Lodan). Dalam konteks sejarah, sumbung memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu sebagai tempat privasi bagi keluarga yang tinggal di rumah tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa budaya Toraja sangat menghargai privasi dan keintiman keluarga. Dalam tradisi Toraja, sumbung tidak hanya sebagai tempat tidur, tetapi juga sebagai ruang untuk berbagi cerita, berbicara tentang kehidupan sehari-hari, dan menghabiskan waktu bersama. Berikut beberapa contoh penggunaan kata sumbung dalam kalimat yang alami: * "Setelah pulang dari kantor, aku langsung pergi ke sumbung untuk beristirahat." * "Keluarga kami memiliki sumbung yang sangat luas dan nyaman." * "Saat berkunjung ke rumah nenek, aku sering duduk di sumbungnya untuk mendengarkan ceritanya." Dalam kehidupan sehari-hari, sumbung masih memiliki relevansi dalam budaya Indonesia modern. Banyak orang yang masih memprioritaskan kebutuhan privasi dan keintiman keluarga, terutama di era digital yang begitu sibuk dan masyarakat yang semakin modern. Oleh karena itu, sumbung tetap menjadi konsep yang relevan dan inspiratif bagi banyak orang.