Arti Kata "talibun" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "talibun" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

talibun

ta·li·bun n bentuk puisi lama dl kesusastraan Indonesia (Melayu) yg jumlah barisnya lebih dr 4, biasanya antara 16—20, serta mempunyai persamaan bunyi pd akhir baris (ada juga spt pantun, dng jumlah baris genap, spt 6, 8, atau 12 baris)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "talibun"

📝 Contoh Penggunaan kata "talibun" dalam Kalimat

1.Puisi tersebut ditulis dalam bentuk talibun dengan 17 baris yang indah.
2.Pada zaman dulu, talibun digunakan sebagai bentuk puisi tradisional di daerah ini.
3.Dalam kelas sastra, siswa belajar tentang struktur dan gaya talibun sebagai salah satu bentuk puisi lama.
4.Pada perayaan budaya, masyarakat menampilkan talibun sebagai bagian dari kebudayaan lokal.
5.Dosen mengajarkan cara menulis talibun dengan baik dan efektif kepada mahasiswa.

📚 Artikel terkait kata "talibun"

Mengenal Kata 'talibun' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Talibun" - Inspirasi dalam Sastra Indonesia

Kata "talibun" merupakan bentuk puisi lama dalam sastra Indonesia yang memiliki riwayat panjang. Berasal dari Melayu, talibun memiliki ciri khas dalam struktur barisnya, yaitu jumlah baris yang lebih dari empat, biasanya antara 16-20, serta memiliki persamaan bunyi pada akhir baris. Seperti pantun, talibun juga memiliki jumlah baris genap, seperti 6, 8, atau 12 baris. Dalam sejarah sastra Indonesia, talibun sangat populer sebagai bentuk puisi rakyat. Puisi ini sering digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan pengalaman hidup seseorang. Dengan struktur baris yang panjang dan memiliki persamaan bunyi, talibun dapat menggambarkan suasana hati dan emosi dengan sangat jelas. Talibun menjadi salah satu bentuk sastra Indonesia yang paling penting dalam sejarah kebudayaan bangsa. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "talibun" dalam kalimat yang alami: - Puisi talibun yang dibawakan oleh sang penghafal masih teringat di benak saya hingga hari ini. - Ia sering menulis talibun untuk mengungkapkan perasaannya tentang cinta dan kehilangan. - Dalam pertunjukan seni tradisional, talibun sering digunakan sebagai bentuk puisi yang menarik. Dalam kehidupan sehari-hari, talibun masih memiliki relevansi yang signifikan. Puisi ini sering digunakan dalam acara-acara resmi, seperti upacara pernikahan atau acara peringatan hari besar. Dengan struktur baris yang panjang dan memiliki persamaan bunyi, talibun dapat membuat acara menjadi lebih menarik dan berkesan.