Arti Kata "tasyayuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tasyayuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tasyayuh

ta·sya·yuh Ar v belajar (kpd syekh)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tasyayuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "tasyayuh" dalam Kalimat

1.Saya dan teman-teman akan tasyayuh ke pesantren untuk belajar kepada syekh.
2.Pernyataan syekh adalah pengetahuan yang telah ditasyayuh oleh para ulama sebelumnya.
3.Di tengah hutan, seorang ahli tasawuf menerima murid untuk tasyayuh dan mempelajari kebenaran.
4.Pilihlah guru yang tepat untuk tasyayuh dan memulai perjalanan spiritual.
5.Dalam perjalanan spiritual, seseorang harus siap untuk menghadapi tantangan dan tasyayuh melalui kesulitan.

📚 Artikel terkait kata "tasyayuh"

Mengenal Kata 'tasyayuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tasyayuh" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tasyayuh" memiliki makna yang khusus dalam konteks bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "tasyayuh" berarti 'ta·sya·yuh Ar v belajar (kpd syekh)'. Kata ini sering digunakan ketika seseorang belajar atau meminta inspirasi dari seorang guru atau ulama yang dihormati, seperti Syekh. Dalam konteks sosial dan historis, kata "tasyayuh" memiliki latar belakang yang kaya. Bahasa Arab, sebagai bahasa yang digunakan dalam Islam, memiliki banyak kata yang terkait dengan konsep belajar dan mengajar. Dalam budaya Islam, belajar dari seorang guru yang dihormati adalah kebiasaan yang sangat penting. Oleh karena itu, kata "tasyayuh" menjadi simbol dari rasa hormat dan penghargaan terhadap guru atau ulama.

Contoh Penggunaan Kata "tasyayuh" dalam Bahasa Indonesia

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tasyayuh" dalam kalimat yang alami: * "Saya tasyayuh kepada Syekh Abdul Qadir untuk memahami konsep tasawuf yang lebih dalam." * "Belajar dari guru yang berpengalaman adalah contoh tasyayuh yang baik." * "Saya ingin menjadi seperti Syekh Hidayatullah yang telah tasyayuh kepada para muridnya dengan sabar dan keteladanannya."

Relevansi Kata "tasyayuh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "tasyayuh" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pendidikan dan keagamaan. Dalam budaya Indonesia modern, belajar dari guru atau ulama yang dihormati masih menjadi kebiasaan yang sangat penting. Oleh karena itu, kata "tasyayuh" menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda untuk belajar dan mengembangkan diri.