Arti Kata "tempa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tempa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tempa

tem·pa v, me·nem·pa v 1 memukul-mukul (besi dsb) untuk dibuat perkakas (spt pisau); menggembleng: para pandai besi sedang ~ besi untuk dijadikan pacul dan golok; 2 membuat (pisau, keris, dsb): ~ parang (pisau); pabrik yg ~ barang-barang logam; 3 mencetak (batu bata dsb); membentuk: buruh pabrik itu sedang ~ ubin; 4 mendidik dan melatih: pemimpin Indonesia sedang ~ kader pembangunan;
tem·pa-me·nem·pa n perihal menempa;
tem·pa·an n 1 yg sudah ditempa; gemblengan; buatan (tt parang, keris, dsb): keris ~ Malaka; 2 ki model; potongan; sifat asli: dia seorang gadis juita, tetapi ~ dusun;
pe·nem·pa n tukang besi; tukang membuat keris (parang dsb);
pe·nem·pa·an n 1 proses, cara, perbuatan menempa; penggemblengan: ~ bagi para transmigran mempunyai manfaat timbal balik; 2 metode pendidikan atau pelatihan (keterampilan), pembetulan kebiasaan dsb dng cara mengulang terus-menerus

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tempa"

📝 Contoh Penggunaan kata "tempa" dalam Kalimat

1.Para pandai besi sedang menempa besi untuk dijadikan pacul dan golok di pabrik logam.
2.Proses menempa dan menggembleng parang sangatlah penting dalam membuat kebudayaan suku bangsa.
3.Keris yang sudah ditempa oleh tukang keris di daerah Malaka sangatlah terkenal dan berharga.
4.Pemimpin Indonesia sedang menempa kader pembangunan muda untuk membangun negara.
5.Kegiatan penempaan dan gemblengan bagi para transmigran mempunyai manfaat timbal balik dalam meningkatkan keterampilan dan kebiasaan mereka.

📚 Artikel terkait kata "tempa"

Mengenal Kata 'tempa' - Inspirasi dan Motivasi

Menempa: Dari Seni Tradisional hingga Keterampilan Modern

Menempa adalah kata yang memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks sejarah, menempa merujuk pada proses pembuatan perkakas, seperti pisau atau keris, melalui teknik gemblengan. Seni menempa telah menjadi bagian penting dari budaya Indonesia, terutama dalam masyarakat tradisional yang bergantung pada hasil kerajinan tangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata menempa juga digunakan untuk menjelaskan proses mencetak, membentuk, atau mendidik dan melatih individu. Misalnya, seorang buruh pabrik dapat menempa ubin untuk dijadikan bagian dari bangunan, sedangkan seorang pemimpin dapat menempa kader pembangunan untuk menciptakan generasi yang lebih kuat. Dalam kalimat lain, seorang ahli dapat menempa metode pendidikan untuk meningkatkan keterampilan seseorang. Menempa juga memiliki aspek yang lebih luas dalam kehidupan modern. Dalam konteks ekonomi, industri yang menempa logam dapat menciptakan produk yang lebih berkualitas dan efektif. Dalam konteks sosial, menempa keterampilan seseorang dapat membantu meningkatkan kemandirian dan kesadaran diri. Dengan demikian, menempa bukan saja sebagai proses pembuatan yang sederhana, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembentukan diri.