Arti Kata "tributa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tributa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tributa

tri·bu·ta n tiga buta (buta aksara, buta bahasa Indonesia, dan buta pendidikan dasar)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tributa"

📝 Contoh Penggunaan kata "tributa" dalam Kalimat

1.Mahasiswa tersebut dianggap sebagai orang tributa karena ketidaktahuannya tentang sistem pemerintahan.
2.Pendidikan dasar yang tidak memadai membuat banyak orang menjadi tributa di masyarakat.
3.Pengajar menyadari bahwa banyak dari murid-muridnya adalah orang tributa yang membutuhkan bantuan.
4.Mereka menyebut diri sendiri sebagai orang tributa karena ketidaktahuan mereka tentang dunia luar.
5.Masyarakat setempat memanggil seorang pengemis sebagai orang tributa karena ketidaktahuan dan ketidakmampuannya.

📚 Artikel terkait kata "tributa"

Mengenal Kata 'tributa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tributa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "tributa" pertama kali muncul dalam bahasa Indonesia pada awal abad ke-20 sebagai istilah resmi untuk menggambarkan individu yang mengalami ketiga buta, yaitu buta aksara, buta bahasa Indonesia, dan buta pendidikan dasar. Dalam konteks sejarah, tributa digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial di mana banyak orang tidak memiliki akses ke pendidikan dasar, sehingga mereka tidak bisa membaca, menulis, atau berbicara dengan baik dalam bahasa Indonesia. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tributa" masih relevan digunakan untuk menggambarkan kondisi sosial yang sama. Berikut beberapa contoh penggunaan kata tributa dalam kalimat yang alami: - "Banyak orang di desa masih mengalami tributa dan membutuhkan bantuan untuk meningkatkan pendidikan mereka." - "Program pendidikan dasar yang efektif dapat membantu mengurangi jumlah tributa di masyarakat." - "Mengalami tributa tidaklah menyakitkan, namun penting untuk mengubah keadaan tersebut segera." Dalam budaya Indonesia modern, kata "tributa" masih digunakan sebagai inspirasi dan motivasi untuk meningkatkan pendidikan dasar dan mengurangi kesenjangan sosial. Dengan meningkatkan kesadaran dan akses ke pendidikan dasar, kita dapat membantu mengurangi jumlah tributa dan menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara.