Arti Kata "tuli-tuli" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tuli-tuli" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tuli-tuli

tu·li-tu·li n tali dr benang sutra (perak, rotan, dsb) untuk mengikat sarung keris pd ikat pinggang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tuli-tuli"

📝 Contoh Penggunaan kata "tuli-tuli" dalam Kalimat

1.Pengrajin mengikat sarung keris dengan tuli-tuli pada ikat pinggang pria adat.
2.Di pasar tradisional, penjual menjual tuli-tuli sebagai hiasan untuk keris.
3.Pengrajin keris menggunakan tuli-tuli yang terbuat dari perak untuk menambah keindahan keris.
4.Di masa lalu, tuli-tuli digunakan sebagai simbol status sosial bagi pemilik keris.
5.Pengrajin kerajinan tangan membuat tuli-tuli dari benang sutra untuk dijual di toko kerajinan.

📚 Artikel terkait kata "tuli-tuli"

Mengenal Kata 'tuli-tuli' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "tuli-tuli" - Inspirasi dari Budaya Indonesia

Kata "tuli-tuli" mungkin masih asing bagi sebagian orang, namun dalam konteks yang tepat, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik. Kata ini berasal dari bahasa Indonesia dan berarti "tali dr benang sutra (perak, rotan, dsb) untuk mengikat sarung keris pd ikat pinggang". Kata ini seringkali digunakan dalam konteks budaya dan sejarah Indonesia, terutama dalam konteks perhiasan tradisional. Dalam sejarah, kata tuli-tuli digunakan sebagai hiasan pada sarung keris, yang merupakan simbol kekuasaan dan kehormatan dalam masyarakat adat. Tuli-tuli juga digunakan sebagai tanda identitas dan status sosial seseorang. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tuli-tuli masih digunakan dalam konteks perhiasan dan desain, terutama dalam menciptakan karya yang unik dan menarik. Misalnya, dalam kalimat berikut, kata tuli-tuli digunakan dengan cara yang alami dan natural: "Ibu saya memiliki koleksi tuli-tuli yang indah, yang digunakan sebagai hiasan pada sarung keris ayah saya." Atau, dalam kalimat lain: "Desainer tersebut menggunakan tuli-tuli sebagai inspirasi dalam menciptakan karya perhiasan yang unik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata tuli-tuli juga dapat digunakan dalam konteks lain, seperti dalam menciptakan karya seni atau desain yang menarik. Dalam budaya Indonesia modern, kata tuli-tuli masih memiliki relevansi yang signifikan. Banyak orang yang masih menggunakan tuli-tuli sebagai hiasan pada sarung keris atau sebagai tanda identitas. Selain itu, kata tuli-tuli juga dapat digunakan sebagai inspirasi dalam menciptakan karya seni atau desain yang unik dan menarik. Dengan demikian, kata tuli-tuli tetap memiliki makna yang spesifik dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.