Arti Kata "ungkat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ungkat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ungkat

ung·kat Jw, meng·ung·kat-ung·kat v selalu membangkitkan perkara (keburukan, kesalahan, dsb) lama; mengungkit-ungkit: tidak usahlah engkau ~ sejarah masa lampau mereka

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ungkat"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "ungkat" dalam Kalimat

1.Dalam persidangan, pengacara mengungkat beberapa bukti untuk memperkuat kasusnya.
2.Pengusaha tersebut selalu mengungkit-ungkit kesalahan lawannya di media sosial.
3.Dia tidak perlu mengungkat-ungkit masa lalu yang buruk itu lagi.
4.Mengungkat-ungkit masalah yang sudah lama tidak perlu, kita harus menutupnya.
5.Sejarawan mengungkat kisah pahlawan nasional untuk dikenal oleh generasi muda.

πŸ“š Artikel terkait kata "ungkat"

Mengenal Kata 'ungkat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ungkat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "ungkat" memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Secara etimologis, kata ini berasal dari bahasa Jawa, yaitu "ungΒ·kat Jw, mengΒ·ungΒ·kat-ungΒ·kat v". Dalam konteks historis dan sosial, kata "ungkat" digunakan untuk menggambarkan tindakan mengungkit-ungkit atau membangkitkan kembali perkara lama, seperti keburukan atau kesalahan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ungkat" sering digunakan untuk mengingatkan kita bahwa masa lalu tidak boleh diungkit-ungkit. Contohnya, orang tua sering mengatakan kepada anak-anaknya, "Jangan mengungkat-ungkit masa lalu, sekarang kita harus fokus pada masa depan." Atau, "Jangan mengungkat-ungkit keburukan saya dulu, saya sudah belajar dari kesalahan itu." Contoh lain, "Dia tidak perlu mengungkat-ungkit kesalahannya di masa lalu, sekarang dia harus fokus pada proyeknya yang sedang berjalan." Dengan kata "ungkat", kita dapat mengingatkan diri sendiri dan orang lain untuk tidak terjebak pada masa lalu, melainkan harus bergerak ke depan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "ungkat" memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam era media sosial, kita sering melihat orang lain mengungkit-ungkit masa lalu orang lain hanya untuk menarik perhatian atau memperoleh keuntungan. Namun, kita harus ingat bahwa mengungkat-ungkit masa lalu bukanlah cara yang efektif untuk mencapai kebahagiaan atau kesuksesan. Sebaliknya, kita harus belajar dari kesalahan kita dan bergerak ke depan dengan penuh motivasi dan inspirasi.