Arti Kata "vakum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "vakum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

vakum

va·kum a 1 hampa udara: supaya benda yg akan ditaruh di ruang bola kaca itu tidak cepat rusak, ruang itu harus --; 2 kosong (tidak ada petugasnya, pejabatnya, dsb): supaya tidak -- , pengurus lama tetap menjalankan tugasnya sehari-hari sampai terbentuk pengurus baru;
ke·va·kum·an n 1 hal (keadaan) hampa udara; 2 kekosongan (tt penguasa, pejabat, dsb yg tidak ada di tempat atau tidak berfungsi): sesudah kabinet sekarang jatuh, seolah-olah terjadi ~ pemerintah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "vakum"

📝 Contoh Penggunaan kata "vakum" dalam Kalimat

1.Dalam laboratorium, kita harus menjaga agar ruangan tetap vakum untuk menjaga kestabilan suhu.
2.Karena tidak ada pengurus, kegiatan organisasi terus berjalan dengan sistem vakum sampai terbentuk pengurus baru.
3.Teknologi vakum digunakan dalam industri untuk menghilangkan udara dari benda sehingga tidak terjadi korosi.
4.Para ilmuwan melakukan eksperimen di dalam ruang vakum untuk memahami perilaku partikel di ruang hampa udara.
5.Setelah kabinet jatuh, terjadi kevakuman pemerintah sehingga tidak ada kebijakan yang jelas untuk dijalankan.

📚 Artikel terkait kata "vakum"

Mengenal Kata 'vakum' - Inspirasi dan Motivasi

Vakum: Membuat Ruang Hampa untuk Kehidupan yang Baru

Pada awalnya, kata "vakum" memiliki makna yang sangat spesifik dalam konteks ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, seiring dengan perkembangan waktu, kata ini telah berkembang dan memiliki makna yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari. Dalam arti resmi, vakum diartikan sebagai keadaan hampa udara, sehingga benda yang ditempatkan di dalamnya tidak akan rusak atau terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Konsep ini sangat penting dalam pengembangan teknologi, seperti penggunaan ruang hampa udara dalam penelitian sains atau pengembangan peralatan medis. Kata vakum juga digunakan dalam konteks sosial dan politik. Misalnya, ketika sebuah organisasi atau pemerintahan berada dalam keadaan vakum, berarti tidak ada kepemimpinan atau kekuasaan yang efektif. Contoh lain, ketika sebuah perusahaan berada dalam keadaan vakum, itu berarti tidak ada kepala perusahaan atau direktur yang mengambil keputusan. Dalam kalimat, kata vakum dapat digunakan seperti ini: "Setelah kepala sekolah pensiun, sekolah berada dalam keadaan vakum selama beberapa minggu." Dalam kehidupan sehari-hari, kata vakum juga digunakan dalam konteks kekosongan atau kehampaan. Misalnya, ketika sebuah kantor berada dalam keadaan vakum, itu berarti tidak ada orang yang bekerja di sana. Dalam budaya Indonesia modern, kata vakum digunakan untuk menggambarkan keadaan tidak ada kepengurusan atau kepemimpinan yang efektif. Contoh lain, ketika sebuah komunitas berada dalam keadaan vakum, itu berarti tidak ada pemimpin atau kepengurusan yang mengarahkan kegiatan komunitas tersebut. Dalam kesimpulan, kata vakum memiliki makna yang sangat luas dan dapat digunakan dalam berbagai konteks. Dari ilmu pengetahuan dan teknologi hingga sosial dan politik, kata vakum digunakan untuk menggambarkan keadaan hampa atau kekosongan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata vakum digunakan untuk menggambarkan keadaan tidak ada kepengurusan atau kepemimpinan yang efektif.