Arti Kata "viskositas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "viskositas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

viskositas

vis·ko·si·tas n 1 keadaan menjadi viskose; 2 sifat fisik zat yg bergantung pd geseran molekul komponennya; kekentalan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "viskositas"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "viskositas" dalam Kalimat

1.Keadaan saus tomat yang kental menunjukkan viskositas tinggi.
2.Pada laboratorium, peneliti mengukur viskositas air dengan menggunakan viskosimeter.
3.Makanan dengan viskositas rendah seperti jus buah lebih mudah diminum oleh anak-anak.
4.Kualitas minyak sayur ditentukan oleh viskositasnya yang berhubungan dengan kandungan lemak.
5.Sifat viskositas air laut yang lebih tinggi daripada air tawar mempengaruhi peredaran oksigen.

πŸ“š Artikel terkait kata "viskositas"

Mengenal Kata 'viskositas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Viskositas" - Pentingnya dalam Fisika dan Kehidupan Sehari-Hari

Kata viskositas seringkali terdengar dalam konteks ilmu fisika, tetapi apa sebenarnya arti dari kata ini? Secara umum, viskositas merujuk pada keadaan menjadi viskose atau sifat fisik zat yang bergantung pada geseran molekul komponennya. Dalam konteks sejarah, konsep viskositas telah dikembangkan oleh ilmuwan Inggris bernama Claude-Louis Navier pada tahun 1821. Konsep ini kemudian berkembang menjadi salah satu aspek penting dalam fisika fluida. Dalam kehidupan sehari-hari, viskositas memiliki pengaruh yang signifikan. Misalnya, ketika Anda memasukkan seseorang ke dalam mobil, Anda perlu menggunakan kekuatan yang lebih besar untuk menggerakkan mobil yang penuh dengan penumpang. Hal ini disebabkan oleh viskositas udara yang meningkat karena adanya geseran molekul udara yang lebih besar. Selain itu, viskositas juga mempengaruhi perilaku cairan dalam berbagai aplikasi, seperti dalam proses pengolahan makanan atau dalam industri kimia. Dalam budaya Indonesia modern, viskositas juga memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, ketika Anda sedang berjalan di jalan berdebu, Anda mungkin perlu berlari lebih cepat untuk mencapai tujuan. Hal ini disebabkan oleh viskositas udara yang meningkat karena adanya partikel debu yang mengganggu aliran udara. Selain itu, viskositas juga mempengaruhi perilaku cairan dalam berbagai aplikasi, seperti dalam proses pengolahan makanan atau dalam industri kimia. Dalam kesimpulan, viskositas adalah konsep penting dalam fisika yang memiliki aplikasi yang luas dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami konsep ini, kita dapat lebih mengerti tentang perilaku cairan dan udara dalam berbagai situasi.