Arti Kata "yatim" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "yatim" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

yatim

ya·tim a tidak beribu atau tidak berayah lagi (krn ditinggal mati);
-- piatu sudah tidak berayah dan beribu lagi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "yatim"

📝 Contoh Penggunaan kata "yatim" dalam Kalimat

1.Saya akan mencoba membuat kalimat-kalimat yang menggunakan kata "yatim" dalam konteks yang berbeda.
2.Orang-orang yang yatim piatu banyak yang menerima bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
3.Pemerintah membentuk lembaga yang khusus membantu anak-anak yatim piatu untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
4.Saya mengalami masa kehidupan yang sulit sebagai seorang anak yatim piatu, tetapi saya tidak pernah menyerah.
5.Program bantuan untuk anak-anak yatim piatu ini sangat membantu dan mendukung mereka untuk masa depan yang lebih baik.

📚 Artikel terkait kata "yatim"

Mengenal Kata 'yatim' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "yatim" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "yatim" seringkali terdengar dalam konteks kehilangan dan kesulitan hidup. Dalam arti resmi, **yatim** berarti seseorang yang tidak beribu atau tidak berayah lagi karena ditinggal mati. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan situasi di mana seseorang kehilangan salah satu orang tua atau keluarga terdekatnya. Dalam sejarah Indonesia, kata **yatim** memiliki makna yang sangat penting dalam masyarakat. Dalam Islam, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang kehilangan salah satu orang tua, sehingga harus bergantung pada orang lain untuk mencari nafkah dan perlindungan. Dalam budaya Indonesia, kata **yatim** sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang kehilangan orang tua dan harus bergantung pada keluarga atau masyarakat untuk mencari nafkah. Contoh penggunaan kata **yatim** dalam kalimat yang alami adalah: "Anak yatim piatu yang hidup di pinggir kota membutuhkan bantuan dari masyarakat untuk mencari nafkah." Atau: "Keluarga yatim piatu yang kehilangan ayahnya harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka." Dalam kehidupan sehari-hari, kata **yatim** memiliki relevansi yang sangat penting. Banyak orang yang kehilangan orang tua atau keluarga terdekatnya dan harus bergantung pada orang lain untuk mencari nafkah. Dalam budaya Indonesia, ada tradisi yang mengajarkan pentingnya membantu orang **yatim** piatu, seperti dengan memberikan donasi atau bantuan kepada mereka. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesadaran dan empati terhadap mereka yang kehilangan orang tua atau keluarga terdekatnya.