Arti Kata "amatir-amatiran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "amatir-amatiran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

amatir-amatiran

ama.tir-ama.tir.an Adjektiva (kata sifat) bukan sesuatu yang sesungguhnya; sifat amatir yang tidak murni

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "amatir-amatiran"

📝 Contoh Penggunaan kata "amatir-amatiran" dalam Kalimat

1.Tindakan itu menunjukkan sifat amatir-an yang tidak terstruktur.
2.Dalam konteks akademis, penelitian tersebut dilakukan dengan cara amatir-an yang tidak sistematis.
3.Pengajarannya terdengar seperti obrolan biasa dengan nada amatir-an yang tidak profesional.
4.Perilaku karyawan itu menunjukkan sifat amatir-an yang tidak peduli dengan pekerjaannya.
5.Teman saya sering menganggap kesulitan belajar saya sebagai kekurangan amatir-an yang tak terkalahkan.

📚 Artikel terkait kata "amatir-amatiran"

Mengenal Kata 'amatir-amatiran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "amatir-amatiran" - Mengenal Sifat yang Tidak Murni

Kata "amatir-amatiran" sering digunakan dalam konteks untuk menggambarkan sifat atau tingkah laku yang tidak murni, tidak profesional, atau tidak memiliki kemampuan yang sesuai. Dalam arti resmi, **amatir-amatiran** merupakan adjektiva yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang tidak memiliki sifat atau kualitas yang sesuai. Istilah ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial, ketika kata "amatir" berasal dari bahasa Belanda "amateur", yang berarti seseorang yang melakukan sesuatu secara tidak profesional. Dalam konteks sejarah, kata "amatir-amatiran" digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat yang tidak sesuai dengan standar profesional. Misalnya, seseorang yang berlatih senam di kampus secara tidak profesional dapat digambarkan sebagai **amatir-amatiran** karena tidak memiliki kemampuan yang sesuai. Selain itu, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat yang tidak murni, seperti seseorang yang mengaku sebagai ahli dalam bidang tertentu namun tidak memiliki pengetahuan yang sesuai. Contoh penggunaan kata "amatir-amatiran" dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: * "Dia adalah seorang **amatir-amatiran** dalam bidang fotografi, tidak memiliki kemampuan yang sesuai untuk mengambil foto yang baik." * "Dia mengaku sebagai ahli dalam bidang bisnis, namun ternyata hanya **amatir-amatiran** yang tidak memiliki pengetahuan yang sesuai." * "Dia melakukan **amatir-amatiran** dalam bidang musik, tidak memiliki kemampuan yang sesuai untuk menulis lagu yang baik." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "amatir-amatiran" memiliki relevansi yang besar. Misalnya, dalam bidang olahraga, seseorang yang berlatih secara tidak profesional dapat digambarkan sebagai **amatir-amatiran**. Selain itu, kata ini juga digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam film atau buku yang menggambarkan sifat-sifat yang tidak murni. Dalam budaya Indonesia modern, kata "amatir-amatiran" digunakan dalam berbagai konteks, dari penggunaan dalam kalimat hingga sebagai judul buku atau film yang menggambarkan sifat-sifat yang tidak sesuai dengan standar profesional.