Arti Kata "balas dendam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "balas dendam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

balas dendam

ba·las den·dam v perbuatan membalas perbuatan orang lain krn sakit hati atau dengki: -- itu termasuk perbuatan tercela;
mem·ba·las den·dam v melakukan balas dendam: anaknya - kpd orang yg membunuh ayahnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "balas dendam"

📝 Contoh Penggunaan kata "balas dendam" dalam Kalimat

1.Pembunuhan itu dilakukan sebagai balas dendam atas kematian ayahnya yang telah dibunuh.
2.Mereka melakukan balas dendam dengan menghancurkan properti musuh mereka.
3.Dalam novel tersebut, tokoh utama memutuskan untuk melakukan balas dendam atas perbuatan zalim lawan mainnya.
4.balas dendam memang bukanlah jalan yang benar untuk menyelesaikan masalah, tetapi kadang-kadang manusia terjebak dalam situasi seperti itu.
5.Pengadilan menolak mempertimbangkan kasus balas dendam yang dilakukan oleh anak terhadap orang yang membunuh ayahnya.

📚 Artikel terkait kata "balas dendam"

Mengenal Kata 'balas dendam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Balas Dendam" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "balas dendam" merupakan istilah yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks konflik atau perselisihan. Secara umum, balas dendam berarti perbuatan membalas perbuatan orang lain karena sakit hati atau dengki. Dalam sejarah, balas dendam seringkali berkaitan dengan tindakan kekerasan atau pembalasan yang tidak seimbang.

Contoh Penggunaan Kata "Balas Dendam" dalam Kalimat

Contoh penggunaan kata "balas dendam" dalam kalimat yang alami adalah: - Ia melakukan balas dendam terhadap orang yang telah membunuh saudaranya. - Perbuatan balas dendam tersebut dianggap sebagai perbuatan tercela dalam masyarakat. - Ia tidak ingin melakukan balas dendam, karena tindakan tersebut hanya akan membuat konflik menjadi lebih berat.

Relevansi Kata "Balas Dendam" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, balas dendam seringkali berkaitan dengan konflik antar individu atau kelompok. Dalam budaya Indonesia modern, balas dendam seringkali dihindari karena dianggap tidak seimbang dan dapat menyebabkan konflik menjadi lebih berat. Namun, dalam beberapa kasus, balas dendam masih digunakan sebagai cara untuk mencari keadilan atau membalas perbuatan orang lain.