Arti Kata "bendoro" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "bendoro" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

bendoro

ben·do·ro Jw n majikan (juga, sbg bentuk sapaan untuk pejabat tinggi pd zaman kolonial); tuan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "bendoro"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "bendoro" dalam Kalimat

1.Pak bendoro memanggilku untuk menjelaskan laporan yang saya kerjakan.
2.bendoro kantor mengumumkan libur panjang pada bulan ini.
3.Dalam novel "bendoro yang Bijak", tokoh utama dipuji oleh masyarakat karena keadilannya.
4.Dia selalu menulis surat untuk bendoro, berharap mendapatkan pekerjaan di kantor besar itu.
5.Sebagai tamu kehormatan, bendoro undangan untuk menghadiri acara penting di kota.

πŸ“š Artikel terkait kata "bendoro"

Mengenal Kata 'bendoro' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "bendoro" - Inspirasi dari Tuan yang Bertanggung Jawab

Dalam sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kata "bendoro" memiliki makna yang unik. Kata ini berasal dari bahasa Jawa, yaitu "benΒ·doΒ·ro", yang berarti "majikan" atau "tuan". Dalam konteks sejarah, kata bendoro digunakan sebagai gelar untuk pejabat tinggi pada masa kolonial, menyimbolkan kekuasaan dan pengaruh mereka di masyarakat. Bendoro juga sering digunakan sebagai bentuk sapaan yang hormat untuk pejabat tinggi atau orang yang dianggap memiliki kekuasaan dan pengaruh. Dalam kalimat, kata bendoro dapat digunakan sebagai gelar yang menunjukkan penghormatan dan penghargaan untuk seseorang. Contohnya, "Bendoro telah memberikan bantuan yang berharga bagi komunitas kami" atau "Saya sangat menghargai bendoro yang telah membantu saya dalam proyek saya". Kata bendoro tidak hanya digunakan dalam konteks historis, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini dapat digunakan sebagai simbol penghormatan dan penghargaan untuk seseorang yang memiliki kekuasaan dan pengaruh. Contohnya, seorang pemimpin yang dianggap memiliki kekuasaan dan pengaruh besar dapat disebut sebagai bendoro. Oleh karena itu, kata bendoro menjadi sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks politik dan sosial. Dalam beberapa konteks, kata bendoro juga dapat digunakan dalam arti yang lebih luas, yaitu sebagai simbol kekuasaan dan pengaruh. Dalam budaya Indonesia, kekuasaan dan pengaruh sering diidentikkan dengan pengaruh dan kekuatan. Oleh karena itu, kata bendoro dapat digunakan sebagai simbol kekuasaan dan pengaruh yang harus dihormati dan diperlakukan dengan hormat.