Arti Kata "birat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "birat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

birat

bi·rat n parut atau bekas kurap di keliling mulut

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "birat"

📝 Contoh Penggunaan kata "birat" dalam Kalimat

1.Dia memiliki birat yang membandel di sekitar mulutnya karena terus-menerus makan makanan berminyak.
2.Ketika dia berbicara, aku melihat birat di mulutnya yang membuatnya terlihat tidak enak.
3.Saya perlu membersihkan birat di mulutku setelah makan siang tadi.
4.Dokter mengatakan bahwa birat di mulutnya tidak berbahaya, tapi masih perlu diobati.
5.Dia sangat malu dengan birat di mulutnya dan tidak mau berbicara dengan orang lain.

📚 Artikel terkait kata "birat"

Mengenal Kata 'birat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "birat" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "birat" seringkali terdengar tak biasa di telinga kita, namun maknanya sebenarnya cukup umum dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam arti resmi, birat (parut atau bekas kurap di keliling mulut) adalah salah satu contoh kondisi fisik yang dapat dialami seseorang. Fenomena ini tampaknya sudah ada sejak zaman dahulu kala, ketika penyakit kurap masih menjadi masalah serius dalam masyarakat Indonesia. Birat memang tak hanya tentang parut atau bekas luka, tapi juga tentang kelemahan seseorang dalam melawan penyakit. Dalam konteks sejarah, birat mungkin digunakan sebagai simbol kekuatan dan ketabahan seseorang dalam menghadapi cobaan. Mungkin juga, birat menjadi sumber inspirasi bagi orang-orang yang ingin meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Contoh penggunaan kata birat dalam kalimat yang alami adalah: "Dia memiliki birat di sekitar mulutnya setelah pernah menderita kurap beberapa tahun lalu." Atau, "Dia tidak mau makan makanan pedas karena khawatir akan birat yang akan muncul." Dalam kedua contoh kalimat di atas, birat berperan sebagai kata yang menjelaskan kondisi fisik seseorang. Tapi, apa hubungannya birat dengan kehidupan sehari-hari kita? Jawabannya terletak pada bagaimana kita menghadapi cobaan dan kesulitan dalam hidup. Setiap kali kita menghadapi masalah, kita harus berani menghadapinya dan mencari solusi. Dengan demikian, kita bisa menjadi lebih kuat dan mandiri, seperti orang yang telah mengalami birat dan kemudian berhasil mengatasinya.