Arti Kata "desah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "desah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

desah

de·sah n tiruan bunyi barang digosok, air hujan jatuh di daun-daunan, napas orang sakit bengek, dsb;
ber·de·sah v 1 mengeluarkan bunyi desah; 2 ki membuang napas kuat-kuat untuk menghilangkan kesal hati dsb;
men·de·sah v berdesah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "desah"

📝 Contoh Penggunaan kata "desah" dalam Kalimat

1.desah angin kuat menyebabkan tanaman di kebun hancur.
2.Hujan deras mengeluarkan desah yang menggema di daun-daun pohon.
3.Anak kecil mengalami batuk dan desah saat bermain di luar.
4.desah napas kuat dari atlet olahraga memamerkan kemampuan fisiknya.
5.desah angin dalam paru-paru pasien menderita asma membuat dokter khawatir.

📚 Artikel terkait kata "desah"

Mengenal Kata 'desah' - Inspirasi dan Motivasi

Desah: Bunyi yang Menyuarakan Kesakitan dan Kesal

Dalam bahasa Indonesia, desah adalah kata yang menggambarkan bunyi-bunyian yang menyuarakan kesakitan, kesal, atau kekecewaan. Bunyi desah dapat dihasilkan oleh berbagai hal, seperti suara napas orang yang sakit bengek, air hujan yang jatuh di daun-daunan, atau suara barang yang digosok. Kata ini telah ada dalam bahasa Indonesia sejak lama dan memiliki konteks yang unik dalam kehidupan sehari-hari. Contoh penggunaan kata desah dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Suara desah napasnya membuatku merasa khawatir," atau "Air hujan yang jatuh di atap membuatku merasakan bunyi desah yang menyenangkan." Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar bunyi desah yang menunjukkan kesal atau kekecewaan, seperti ketika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan atau ketika kita mengalami kesulitan. Dalam budaya Indonesia modern, kata desah masih memiliki relevansi yang signifikan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menggunakan kata desah untuk menggambarkan emosi kita, seperti kesal atau kekecewaan. Bahkan, dalam beberapa konteks, kata desah digunakan sebagai cara untuk mengungkapkan perasaan kita yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata lain. Oleh karena itu, kata desah tetap menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia dan budaya kita.