Arti Kata "ekang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ekang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ekang

ekang /ékang/ n batas-batas wilayah suatu suku

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ekang"

📝 Contoh Penggunaan kata "ekang" dalam Kalimat

1.Di daerah Jawa, batas wilayah suku Jawa dipisahkan oleh garis ekang yang jelas.
2.Suku-suku di pedalaman Papua memiliki ekang yang sulit dilintasi oleh pendatang.
3.Dalam sejarah, perpindahan suku-suku di Sumatera memperluas wilayah suku dan mengubah ekang aslinya.
4.Setiap suku memiliki ekang yang unik dan dipertahankan melalui tradisi dan adat istiadat.
5.Pembukaan jalan raya di Tangerang memperluas ekang suku Betawi dan memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan penduduk lain.

📚 Artikel terkait kata "ekang"

Mengenal Kata 'ekang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ekang" dalam Sejarah dan Kebudayaan Indonesia

Definisi dan Konteks Historis

Kata "ekang" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan batas-batas wilayah suatu suku atau komunitas. Dalam sejarah Indonesia, konsep ekang sering digunakan untuk menunjukkan perbatasan antara suku-suku yang berbeda. Hal ini tercermin dalam tradisi-tradisi lisan dan peninggalan budaya yang masih dipertahankan hingga saat ini. Dalam kehidupan masyarakat tradisional, ekang sering dianggap sebagai simbol identitas dan kekuatan suku. Batas-batas ekang ini tidak hanya merepresentasikan perbatasan geografis, tetapi juga mengandung makna spiritual dan budaya. Masyarakat yang tinggal di wilayah ekang sering memiliki kebiasaan dan adat istiadat yang unik, yang tercermin dalam peninggalan-peninggalan budaya seperti mitos, legenda, dan lagu-lagu tradisional.

Penggunaan Kata Ekang dalam Kalimat

Berdasarkan definisi dan konteks historisnya, kata ekang dapat digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: * "Suku Dayak memiliki ekang yang jelas dengan suku Bugis di sebelah timur." * "Ekang antara suku Jawa dan suku Madura sering menjadi sumber konflik." * "Tradisi masyarakat adat di pedalaman Indonesia masih mempertahankan ekang yang telah ditetapkan oleh leluhur mereka."

Relevansi Ekang dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun konsep ekang sudah menjadi bagian dari sejarah Indonesia, namun masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam konteks modern, ekang sering dianggap sebagai simbol identitas dan kekuatan komunitas. Banyak masyarakat yang masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat mereka, serta memiliki kebiasaan yang unik dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan masyarakat modern, ekang juga dapat diartikan sebagai perbatasan antara kehidupan sehari-hari dan kehidupan budaya. Banyak masyarakat yang masih mempertahankan tradisi dan kebiasaan mereka, namun juga terbuka untuk kehidupan modern dan global. Dengan demikian, kata ekang tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai simbol identitas dan kekuatan komunitas.