Arti Kata "endotermal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "endotermal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

endotermal

en·do·ter·mal /éndotérmal/ a endotermis

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "endotermal"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "endotermal" dalam Kalimat

1.Proses endotermal yang terjadi dalam tubuh manusia sangat penting untuk kesehatan.
2.Pada musim dingin, tubuh manusia lebih banyak mengeluarkan energi melalui proses endotermal untuk tetap hangat.
3.Dalam biologi, organisme endotermal dapat menyesuaikan suhu tubuhnya dengan lingkungan sekitar.
4.Hewan endotermal seperti manusia tidak dapat mengatur suhu tubuhnya dengan cara menyesuaikan warna kulit seperti hewan ektotermal.
5.Dalam sistem penerangan, proses endotermal dapat menyebabkan peningkatan suhu pada komponen-komponen elektronik.

πŸ“š Artikel terkait kata "endotermal"

Mengenal Kata 'endotermal' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Endotermal" - Mencakup Proses Biologis yang Menarik

Kata endotermal berasal dari bahasa Yunani, yaitu endon (berarti "dalam") dan thermos (berarti "panas"). Dalam konteks biologis, kata ini digunakan untuk menggambarkan proses metabolisme dalam tubuh manusia yang menghasilkan panas sebagai hasil dari konversi energi kimia menjadi energi kinetik. Pada awalnya, konsep endotermal dikembangkan oleh fisiolog Jerman, Julius Robert Mayer, pada tahun 1845. Ia menyadari bahwa tubuh manusia menghasilkan panas sebagai hasil dari proses metabolisme, bukan karena pemanasan dari lingkungan sekitar. Konsep ini kemudian berkembang menjadi salah satu prinsip utama dalam fisika dan biologi, yaitu bahwa energi kimia dapat diubah menjadi energi panas. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh endotermal dalam proses metabolisme tubuh. Sebagai contoh, ketika kita makan makanan yang mengandung karbohidrat, tubuh kita akan mengubahnya menjadi energi kimia yang kemudian diubah menjadi energi panas. Proses ini dapat kita rasakan sebagai perasaan hangat atau panas di tubuh kita. Selain itu, konsep endotermal juga relevan dalam kehidupan sehari-hari karena mempengaruhi kesehatan dan kebugaran. Contohnya, jika kita melakukan olahraga yang intens, tubuh kita akan menghasilkan panas yang lebih banyak sebagai hasil dari proses endotermal. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan istirahat untuk menjaga kesehatan endotermal tubuh kita. Dalam budaya Indonesia modern, konsep endotermal juga dapat kita lihat dalam tradisi dan kebiasaan masyarakat. Contohnya, pada hari raya Idul Fitri, masyarakat Indonesia biasanya melakukan ritual endotermal dengan membersihkan tubuh dan pakaian untuk memulai tahun baru bersih dan sehat. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa kata endotermal memiliki makna yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memahami konsep ini, kita dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas fisik dan istirahat untuk menjaga kesehatan tubuh kita.