Arti Kata "entomofili" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "entomofili" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
entomofili
en·to·mo·fi·li /éntomofili/ n Bot penyerbukan bunga melalui serangga
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "entomofili"
📝 Contoh Penggunaan kata "entomofili" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "entomofili"
Mengenal Kata 'entomofili' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "entomofili" - Inspirasi dari Alami
Entomofili adalah kata yang mungkin belum familiar bagi sebagian besar orang. Namun, makna dari kata ini sangat menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Secara resmi, entomofili berarti "en·to·mo·fi·li /éntomofili/ n Bot penyerbukan bunga melalui serangga". Dalam konteks historis, pengetahuan tentang entomofili telah ada sejak zaman kuno, ketika manusia masih belum memahami proses penyerbukan tanaman.
Dalam kehidupan sehari-hari, entomofili dapat dilihat dalam berbagai bentuk. Contohnya, serangga seperti lebah dan kupu-kupu sangat berperan dalam proses penyerbukan bunga. Mereka membantu mengedarkan polen dari satu tanaman ke tanaman lain, sehingga proses reproduksi tanaman dapat berjalan dengan lancar. Selain itu, entomofili juga dapat dilihat dalam proses penyerbukan bunga oleh kumbang. Meskipun kumbang tidak memiliki peran yang sama dengan lebah dan kupu-kupu, namun mereka juga dapat membantu mengedarkan polen dan memfasilitasi proses penyerbukan.
Entomofili juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam budaya Indonesia modern, kita dapat melihat bagaimana tanaman dan serangga saling bersinergi dalam proses penyerbukan. Hal ini dapat dilihat dalam berbagai bentuk, seperti pada pertanian organik yang menggunakan serangga sebagai agen penyerbukan alami. Dengan demikian, kita dapat menghargai peran penting serangga dalam proses penyerbukan bunga dan mengembangkan cara-cara baru untuk mengelola sumber daya alam yang lebih berkelanjutan.