Arti Kata "gericau" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "gericau" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

gericau

ge·ri·cau n bunyi yg keras dan berulang-ulang (bunyi burung, kera, angsa, dsb);
meng·ge·ri·cau v berbunyi keras-keras dan berulang-ulang (spt bunyi burung)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "gericau"

📝 Contoh Penggunaan kata "gericau" dalam Kalimat

1.Burung hantu menggericau keras di malam hari.
2.Suaranya menggericau di sekitar hutan, membuatku merasa tak nyaman.
3.Menggericau adalah salah satu cara hewan untuk berkomunikasi dengan lainnya.
4.Burung pelatuk menggericau dengan keras dan berulang-ulang di pagi hari.
5.Dalam proses pelatihan, anak burung harus belajar menggericau dengan benar.

📚 Artikel terkait kata "gericau"

Mengenal Kata 'gericau' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Gericau" - Bunyi Keras yang Menggema

Kata "gericau" sering digunakan untuk menggambarkan bunyi keras dan berulang-ulang yang dihasilkan oleh burung, kera, atau bahkan manusia. Secara historis, kata ini memiliki makna yang lebih luas, meliputi bunyi-bunyian yang dihasilkan oleh hewan lainnya. Dalam konteks sosial, kata "gericau" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan suara yang mengganggu atau mengganggu ketenangan. Gericau adalah salah satu kata yang paling sering digunakan untuk menggambarkan suara burung. Apakah Anda pernah mendengar suara burung yang menggerakau di pagi hari? Atau mungkin Anda pernah mendengar suara kera yang menggerakau di hutan? Bunyi-bunyi ini seringkali dihasilkan oleh hewan yang sedang mencari makanan atau mencari tempat tinggal. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "gericau" dalam kalimat yang alami: - Burung pelatuk mengeluarkan suara keras dan berulang-ulang yang membuatku terganggu. - Kera di hutan menggerakau dengan keras dan membuatku merasa takut. - Suara burung di pagi hari sangat keras dan berulang-ulang, membuatku sulit tidur. Kata "gericau" memiliki relevansi yang besar dalam kehidupan sehari-hari kita. Dalam budaya Indonesia, suara burung dan kera seringkali dianggap sebagai lambang keindahan alam dan kekuatan hidup. Maka tidak heran jika suara-suara ini seringkali digunakan dalam lagu-lagu tradisional atau dalam pertunjukan seni. Dengan demikian, kata "gericau" bukan hanya sekedar bunyi keras, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dan luas.