Arti Kata "jaja" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "jaja" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

jaja

ja·ja v, ber·ja·ja v pergi berkeliling membawa dan menawarkan barang dagangan (supaya dibeli orang): ~ kue sekeliling kampung;
men·ja·ja v berjaja;
men·ja·ja·kan v menjual barang dagangan (dng dibawa berkeliling): pagi-pagi benar ia telah keluar ~ barang dagangannya;
ja·ja-ja·ja·an n barang dagangan yg dijajakan;
pen·ja·ja n orang yg menjajakan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "jaja"

📝 Contoh Penggunaan kata "jaja" dalam Kalimat

1.Pagi-pagi benar, ibu telah keluar menjajakan barang-barang dagangannya di pasar.
2.Di desa, pedagang kue suka berjaja sebelum waktu sholat subuh.
3.Dalam bahasa daerah, kata "jaja" digunakan sebagai sinonim untuk seseorang yang menjual barang-barang di pasar.
4.Di kampus, para mahasiswa seringkali berjaja di lapangan untuk mempromosikan produk-produk mereka.
5.Di suatu hari, penjual buah melintasi jalan-jalan desa untuk menjajakan buah segar dan manis.

📚 Artikel terkait kata "jaja"

Mengenal Kata 'jaja' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "jaja" - Menjual Barang Dagangan dengan Gaya Lama

Makna dan Konteks Sejarah Kata "jaja"

Kata "jaja" memiliki makna umum sebagai seseorang yang berkeliling membawa dan menawarkan barang dagangan. Dalam sejarah, kegiatan ini sangat umum dilakukan di pedesaan, terutama di daerah yang jauh dari pusat kota. Orang-orang yang melakukan kegiatan ini biasanya membawa berbagai barang dagangan, seperti kue, makanan, atau barang-barang lainnya. Mereka kemudian berkeliling kampung dan menawarkan barang-barang tersebut kepada penduduk setempat.

Contoh Penggunaan Kata "jaja" dalam Kalimat Alami

Pada pagi hari, seorang pedagang keliling membawa keranjang penuh dengan kue dan makanan ringan untuk ~ barang dagangannya di sekitar kampung. Ia berkeliling kampung, ber·ja·ja di setiap rumah, menawarkan kue dan makanan ringan kepada penduduk setempat. Dalam beberapa jam, keranjangnya hampir kosong, dan ia harus kembali ke rumah untuk membeli lebih banyak barang dagangan.

Relevansi Kata "jaja" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Hari ini, kegiatan menjaja tidak lagi menjadi hal yang umum dilakukan. Namun, masih ada beberapa daerah di Indonesia yang memiliki kebiasaan menjaja. Di beberapa daerah, pedagang menjaja masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mereka membawa berbagai barang dagangan, seperti makanan, minuman, atau barang-barang lainnya, dan berkeliling kampung untuk menawarkan barang-barang tersebut kepada penduduk setempat. Dalam beberapa tahun terakhir, ada beberapa upaya yang dilakukan untuk melestarikan kebiasaan menjaja, sehingga kegiatan ini masih dapat ditemukan di beberapa daerah di Indonesia.

Kata yang Mirip

jajah, jajak, jajal, jajan, jajar