Arti Kata "kata berimbuhan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "kata berimbuhan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

kata berimbuhan

kata yang sudah mendapat imbuhan atau afiks (prefiks, infiks, sufiks, atau konfiks)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "kata berimbuhan"

📝 Contoh Penggunaan kata "kata berimbuhan" dalam Kalimat

1.kata berimbuhan digunakan secara luas dalam berbagai konteks, mulai dari formal sampai sehari-hari.
2.Dalam konteks pendidikan, guru membimbing siswa untuk memahami kata berimbuhan dan cara penggunaannya yang tepat.
3.Filsuf abad ke-19, Ferdinand de Saussure, menjelaskan bahwa kata berimbuhan memiliki peran penting dalam struktur bahasa.
4.Dalam sastra, kata berimbuhan digunakan untuk menciptakan kesan yang lebih kaya dan mendalam.
5.Dalam konteks sosial, kata berimbuhan digunakan untuk mengungkapkan perasaan dan emosi yang kompleks.

📚 Artikel terkait kata "kata berimbuhan"

Mengenal Kata 'kata berimbuhan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "kata berimbuhan" - Gaya Bahasa yang Menarik

Kata **kata berimbuhan** adalah istilah yang digunakan dalam linguistik untuk menggambarkan kata yang telah mendapat imbuhan atau afiks (prefiks, infiks, sufiks, atau konfiks). Dalam bahasa Indonesia, konsep ini telah ada sejak zaman kolonial, ketika bahasa Belanda mempengaruhi bahasa Indonesia. Imbuhan atau afiks merupakan bagian yang menambahkan makna dan fungsi pada kata dasar, sehingga menghasilkan kata baru yang memiliki arti yang lebih spesifik. Dalam penggunaan sehari-hari, **kata berimbuhan** sering digunakan untuk menambahkan makna pada kata dasar. Berikut beberapa contoh penggunaan **kata berimbuhan** dalam kalimat yang alami: "Saya merasa sangat **senang** saat mendengar berita baik," atau "Dia adalah seorang **penulis** yang sangat produktif." Dalam kedua contoh tersebut, kata "senang" dan "penulis" merupakan **kata berimbuhan** yang telah mendapat imbuhan "se-" dan "-er" yang menambahkan makna pada kata dasar "senang" menjadi makna yang lebih spesifik dan "menulis" menjadi makna yang lebih spesifik. Kata **kata berimbuhan** juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam komunikasi, **kata berimbuhan** digunakan untuk menambahkan makna dan emosi pada kalimat, sehingga membuat komunikasi lebih efektif. Selain itu, **kata berimbuhan** juga digunakan dalam bahasa formal dan profesional, seperti dalam tulisan ilmiah, akademis, dan bisnis. Dengan demikian, **kata berimbuhan** menjadi bagian yang penting dalam bahasa Indonesia dan digunakan secara luas dalam berbagai konteks.