Arti Kata "keakuran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "keakuran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

keakuran

ke.a.kur.an Nomina (kata benda) kesetujuan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "keakuran"

📝 Contoh Penggunaan kata "keakuran" dalam Kalimat

1.Dalam pertemuan hari ini, para pemimpin sepakat mengadopsi keputusan yang sangat penting untuk keakuran peran perempuan dalam masyarakat.
2.Pada masa lalu, masyarakat di pedalaman hampir tidak pernah menangkap makna sebenarnya dari keakuran dalam berbagai aspek kehidupan.
3.Dalam upacara pernikahan, keakuran antara pasangan suami istri merupakan hal yang sangat penting untuk menunjukkan komitmen mereka.
4.Dalam proses belajar, anak-anak harus belajar keakuran untuk menghargai dan menghormati keberagaman budaya.
5.Dalam konteks politik, keakuran antara partai politik adalah aspek penting untuk menentukan kekuasaan dalam suatu negara.

📚 Artikel terkait kata "keakuran"

Mengenal Kata 'keakuran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "keakuran" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "keakuran" adalah istilah yang mungkin belum familiar bagi banyak orang. Namun, kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam konteks kesetujuan. Secara etimologis, kata "keakuran" berasal dari kata "akur", yang berarti "bersesuaian" atau "sesuai". Pada masa lalu, kata "keakuran" sering digunakan dalam konteks hukum dan peradilan. Di masa kolonial, pemerintah Belanda menggunakan kata ini untuk menggambarkan proses penyelesaian sengketa hukum yang adil dan fair. Dalam konteks ini, "keakuran" berarti bahwa keputusan yang diambil adalah berdasarkan hukum dan tidak bias.

Contoh Penggunaan Kata "keakuran" dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "keakuran" masih digunakan untuk menggambarkan proses penyelesaian konflik atau sengketa yang adil dan fair. Contoh-contoh penggunaan kata ini dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: * "Pengadilan berusaha untuk mencapai keakuran dalam penyelesaian sengketa hukum." * "Kita harus berusaha untuk mencapai keakuran dalam komunikasi untuk menghindari konflik." * "Proses pembicaraan antara pihak-pihak yang bersengketa harus dilakukan dengan cara yang akur dan adil."

Relevansi Kata "keakuran" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "keakuran" masih sangat relevan. Dalam era globalisasi dan digitalisasi, kita sering menghadapi konflik dan sengketa yang kompleks. Dalam situasi seperti itu, mencapai keakuran dalam penyelesaian konflik sangat penting untuk menghindari konflik dan meningkatkan kepercayaan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "keakuran" masih digunakan dalam konteks kesetujuan dan penyelesaian sengketa. Dengan demikian, kata ini tetap relevan dan penting dalam kehidupan sehari-hari kita.