Arti Kata "klerikal" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "klerikal" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

klerikal

kle·ri·kal /klérikal/ a bersangkutan dng golongan rohaniawan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "klerikal"

📝 Contoh Penggunaan kata "klerikal" dalam Kalimat

1.Pemimpin gereja tersebut adalah seorang klerikal yang sangat saleh dan dihormati.
2.Di masyarakat, klerikal sering diidentikkan dengan kekuasaan dan pengaruh.
3.Sebagai seorang klerikal, dia harus memahami dan menghormati tradisi yang ada.
4.Pendidikan agama di sekolah umumnya diberikan oleh seorang klerikal yang telah diwisuda.
5.Dalam novel itu, klerikal yang menjadi tokoh utama memiliki peran yang sangat penting dalam cerita.

📚 Artikel terkait kata "klerikal"

Mengenal Kata 'klerikal' - Inspirasi dan Motivasi

Makna dan Konteks Klerikal dalam Bahasa Indonesia

Kata Kunci: Klerikal, Rohaniawan, Golongan Rohaniawan

Kata **klerikal** pertama kali muncul dalam bahasa Indonesia sebagai kata benda yang mengacu pada golongan rohaniawan. Dalam konteks sejarah, kata ini berkembang dari bahasa Latin "clericalis," yang berarti "bersangkutan dengan golongan rohaniawan." Dalam arti ini, **klerikal** mengacu pada individu yang bekerja dalam bidang keagamaan, seperti imam, pendeta, atau biarawati. Dalam kehidupan sehari-hari, kata **klerikal** seringkali digunakan untuk menggambarkan perilaku atau sikap seseorang yang dianggap terlalu formal atau ritualistik. Misalnya, "Dia sangat **klerikal** dalam mengadakan upacara pernikahan, sehingga membuat tamu-tamunya merasa tidak nyaman." Contoh lainnya adalah, "Dia memiliki sikap **klerikal** dalam menangani masalah keuangan, sehingga membuat banyak orang kesal." Dalam kalimat ini, kata **klerikal** digunakan untuk menggambarkan perilaku yang dianggap terlalu formal atau ritualistik dalam menangani masalah keuangan. Dalam budaya Indonesia modern, kata **klerikal** juga seringkali digunakan dalam konteks yang berbeda. Misalnya, "Dia memiliki pendirian **klerikal** dalam menangani masalah lingkungan, sehingga membuat banyak orang merasa tidak setuju." Dalam kalimat ini, kata **klerikal** digunakan untuk menggambarkan pendirian yang dianggap terlalu formal atau ritualistik dalam menangani masalah lingkungan. Dengan demikian, kata **klerikal** menjadi bagian penting dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks keagamaan dan budaya.