Arti Kata "koluvium" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koluvium" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

koluvium

ko·lu·vi·um n Geo pecahan batu dan bahan tanah yg terhimpun dl dasar lereng yg curam krn hukum gaya tarik (gravitasi)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koluvium"

📝 Contoh Penggunaan kata "koluvium" dalam Kalimat

1.Batu-batu pecahan yang terhimpun di dasar lereng curam merupakan contoh koluvium alami.
2.Dalam ilmu geologi, koluvium sangat penting dalam memahami proses pelapukan batuan.
3.Pekerjaan konstruksi di daerah lereng curam harus mempertimbangkan adanya koluvium yang dapat menyebabkan tanah longsor.
4.Dalam kegiatan olahraga, perlu hati-hati karena koluvium di sekitar trek dapat menyebabkan cedera.
5.koluvium yang terhimpun di dasar sungai merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat berharga.

📚 Artikel terkait kata "koluvium"

Mengenal Kata 'koluvium' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "koluvium" - Geologi yang Membentuk Lautan Batu

Definisi dan Konteks Historis

Kata "koluvium" mungkin tidak asing lagi bagi para ilmuwan geologi. Namun, bagi banyak orang, kata ini masih merupakan istilah yang agak awam. Koluvium adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pecahan batu dan bahan tanah yang terhimpun di dasar lereng yang curam karena hukum gaya tarik (gravitasi). Proses ini terjadi ketika material-material yang ada di atas lereng tererosi dan kemudian jatuh ke bawah, membentuk lapisan-lapisan material yang tebal.

Contoh Penggunaan Koluvium dalam Kalimat

Koluvium dapat ditemukan di berbagai tempat, mulai dari gunung-gunung hingga lembah-lembah. Misalnya, "Lereng gunung tersebut memiliki koluvium yang sangat tebal, sehingga membuatnya sulit untuk mencapai puncak." Atau, "Koluvium yang ada di lembah sungai tersebut merupakan hasil dari proses erosi yang terus-menerus." Dalam keduanya, kata "koluvium" digunakan untuk menggambarkan material-material yang terhimpun di dasar lereng curam.

Relevansi Koluvium dalam Kehidupan Sehari-Hari

Koluvium juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari, baik secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya, dalam pengembangan infrastruktur, koluvium dapat menjadi masalah karena dapat menyebabkan longsor dan kerusakan pada jalan atau bangunan. Selain itu, koluvium juga dapat dijadikan sebagai sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, seperti dalam pengembangan pertanian atau perikanan. Dengan demikian, pengetahuan tentang koluvium dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik.