Arti Kata "koruptif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "koruptif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

koruptif

ko·rup·tif a bersifat korupsi: sifat takut berkorban dan -- menyebabkan mereka mudah ditaklukkan musuh

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "koruptif"

📝 Contoh Penggunaan kata "koruptif" dalam Kalimat

1.Kebijakan pemerintah yang koruptif telah memperburuk situasi ekonomi negara ini.
2.Ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah telah meningkat karena tindakan koruptif yang terus terjadi.
3.Pada saat itu, ia mengalami kehancuran total karena sifat koruptif yang telah menguasai dirinya.
4.Dalam masyarakat yang koruptif, integritas diri menjadi hal yang sangat sulit untuk dijaga.
5.Sifat koruptif yang dimiliki oleh beberapa pejabat telah menimbulkan kemarahan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "koruptif"

Mengenal Kata 'koruptif' - Inspirasi dan Motivasi

Koruptif: Sifat yang Rentan Korupsi dan Mudah Ditaklukkan

Dalam konteks sejarah dan sosial, kata koruptif memiliki makna yang terkait dengan sifat manusia yang rentan terhadap korupsi. Orang yang koruptif cenderung tidak memiliki kekuatan moral yang kuat dan mudah dipengaruhi oleh keinginan pribadi. Hal ini dapat menyebabkan mereka melakukan tindakan yang tidak pantas dan merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Penggunaan kata koruptif dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Karyawan yang koruptif sering kali menjadi sasaran penelitian dan tindakan pencegahan oleh perusahaan untuk mencegah korupsi," atau "Politikus yang koruptif dapat merugikan masyarakat dan menghancurkan reputasi negara." Dalam konteks lain, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang mudah ditaklukkan oleh musuh, seperti "Pasukan yang koruptif tidak dapat mempertahankan posisi mereka di medan perang." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep koruptif masih sangat relevan, terutama dalam konteks politik dan bisnis. Dengan demikian, kita harus selalu waspada terhadap sifat koruptif dalam diri sendiri dan orang lain, serta berusaha untuk mengembangkan karakter yang kuat dan moral yang tinggi. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan transparan, serta menghindari korupsi yang dapat merugikan banyak orang.