Arti Kata "legalisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "legalisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

legalisasi

le·ga·li·sa·si /légalisasi/ n pengesahan (menurut undang-undang atau hukum): -- abortus tidak menolong usaha pelembagaan perkawinan dl masyarakat;
me·le·ga·li·sa·si v membuat menjadi legal; mengesahkan (surat dsb);
me·le·ga·li·sa·si·kan v melegalisasi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "legalisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "legalisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah melakukan legalisasi pernikahan campur untuk mengakomodasi komunitas multikultural.
2.Lembaga pengadilan melakukan legalisasi dokumen yang tidak lengkap untuk menghindari kesalahpahaman.
3.Ketua organisasi melakukan legalisasi kegiatan non-pajak untuk menghindari denda.
4.Pembuat hukum melakukan legalisasi permainan judi online untuk menghindari penangkapan.
5.Pemerintah melakukan legalisasi konversi lahan untuk mengakomodasi pertumbuhan penduduk.

📚 Artikel terkait kata "legalisasi"

Mengenal Kata 'legalisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "legalisasi" - Dari Pengesahan Hingga Kehidupan Sehari-Hari

Pengertian **legalisasi** seringkali terkait dengan proses pengesahan atau pengakuan sebuah keadaan atau tindakan oleh otoritas yang berwenang. Dalam konteks ini, **legalisasi** merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa suatu hal sudah memenuhi syarat hukum dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam sejarah Indonesia, **legalisasi** memiliki peran penting dalam perubahan sosial dan politik. Misalnya, pada tahun 1966, pemerintah Indonesia melaksanakan **legalisasi** terhadap peran Gereja dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, Gereja dapat lebih bebas berpartisipasi dalam proses pembangunan bangsa. **Legalisasi** juga dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan. Misalnya, seorang pasangan yang ingin menikah di luar negeri harus melalui proses **legalisasi** agar pernikahan mereka diakui oleh pemerintah Indonesia. Atau, sebuah perusahaan yang ingin melakukan kerja sama dengan perusahaan lain harus melakukan **legalisasi** untuk memastikan bahwa kerja sama tersebut sudah memenuhi syarat hukum. Dalam kehidupan sehari-hari, **legalisasi** juga memiliki dampak yang signifikan. Misalnya, seorang warga yang ingin membangun rumah harus melakukan **legalisasi** untuk memastikan bahwa bangunan tersebut sudah memenuhi syarat teknis dan hukum. Dengan demikian, warga dapat lebih yakin bahwa bangunan yang dibangun sudah aman dan layak huni. Dalam budaya Indonesia modern, **legalisasi** juga menjadi topik yang hangat diperdebatkan. Misalnya, beberapa kalangan menyatakan bahwa **legalisasi** harus dilakukan untuk memungkinkan pilihan reproduksi (PR) bagi pasangan yang ingin memiliki anak. Dengan demikian, pasangan dapat memiliki kebebasan untuk membuat keputusan tentang reproduksi mereka sendiri. Dalam keseluruhan, **legalisasi** merupakan proses penting dalam memastikan bahwa suatu hal sudah memenuhi syarat hukum dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam kehidupan sehari-hari, **legalisasi** memiliki dampak yang signifikan dan dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan.