Arti Kata "memiagamkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "memiagamkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

memiagamkan

me.mi.a.gam.kan Verba (kata kerja) menetapkan sesuatu dalam piagam: jangan memiagamkan hal-hal yang menyalahi hukum negara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "memiagamkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "memiagamkan" dalam Kalimat

1.Pemerintah akan memiagamkan kebijakan baru untuk mengurangi polusi udara di kota.
2.Dalam acara peresmian, sekolah memiagamkan visi misi baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
3.Pengusaha sukses memiagamkan filosofi bisnis yang berdasarkan nilai-nilai moral.
4.Dalam konferensi, profesor memiagamkan teori barunya yang berhubungan dengan ilmu lingkungan.
5.Pemerintah daerah memiagamkan rencana pengembangan infrastruktur untuk meningkatkan ekonomi lokal.

📚 Artikel terkait kata "memiagamkan"

Mengenal Kata 'memiagamkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Memiagamkan" - Pentingnya Menetapkan Nilai-Nilai yang Baik

Dalam bahasa Indonesia, kata "memiagamkan" memiliki makna yang sangat penting dalam konteks sosial dan historis. Kata ini berasal dari kata "piagam", yang merupakan dokumen resmi yang menyatakan hak atau kewajiban seseorang atau suatu organisasi. Dalam makna umum, memiagamkan berarti menetapkan sesuatu dalam bentuk piagam agar dapat diakui dan dihormati oleh masyarakat. Piagam merupakan salah satu cara untuk menyatakan komitmen atau kesetiaan terhadap nilai-nilai yang baik. Oleh karena itu, memiagamkan adalah langkah yang sangat penting dalam mempertahankan dan meningkatkan nilai-nilai tersebut. Dalam konteks sejarah, piagam sering digunakan sebagai dokumen resmi yang menyatakan hak atau kewajiban suatu negara atau organisasi. **Apa itu Memiagamkan dalam Praktiknya?** Dalam prakteknya, memiagamkan dapat dilakukan dalam berbagai konteks. Contohnya, organisasi non-pemerintah dapat memiagamkan komitmen mereka untuk melindungi lingkungan hidup dengan membuat piagam yang menyatakan hak dan kewajiban mereka. Atau, pemerintah dapat memiagamkan hak-hak warga negara dengan membuat piagam yang mengatur tentang kebebasan berbicara dan kebebasan pers. Contoh penggunaan kata "memiagamkan" dalam kalimat yang alami adalah: * "Pemerintah memiagamkan hak-hak warga negara untuk menikmati kebebasan berbicara dan kebebasan pers." * "Organisasi non-pemerintah memiagamkan komitmen mereka untuk melindungi lingkungan hidup." * "Piagam hak asasi manusia ditempatkan di tempat yang strategis untuk memiagamkan nilai-nilai yang baik." **Relevansi Memiagamkan dalam Kehidupan Sehari-Hari** Dalam kehidupan sehari-hari, memiagamkan memiliki relevansi yang sangat penting. Dalam suatu organisasi, memiagamkan dapat digunakan sebagai cara untuk menetapkan nilai-nilai yang baik dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mempertahankan nilai-nilai tersebut. Dalam konteks budaya Indonesia modern, memiagamkan dapat digunakan sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara.