Arti Kata "mentolo" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mentolo" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mentolo

men·to·lo Jw a sampai hati; tega: ia tidak -- melihat keke-jaman itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mentolo"

📝 Contoh Penggunaan kata "mentolo" dalam Kalimat

1.mentolo terlihat kehilangan semangat setelah kegagalan proyeknya.
2.Dalam percakapan sehari-hari, dia mengatakan bahwa dia tidak terlalu mentolo dengan keadaan politik saat ini.
3.Saya tidak bisa melihat kekerasan yang dialami korban perang, saya merasa sangat mentolo.
4.Pengajar mendorong siswa untuk mentolo dengan tantangan hidup dan menjadi lebih berani.
5.mentolo dengan kenyataan, dia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan menjalani hidup yang lebih sederhana.

📚 Artikel terkait kata "mentolo"

Mengenal Kata 'mentolo' - Inspirasi dan Motivasi

Menemukan Makna Mentolo: Kepedihan dan Kekerasan dalam Bahasa Indonesia

Kata **mentolo** seringkali digunakan dalam konteks emosi yang kuat, seperti kesedihan dan kekejaman. Kata ini berasal dari bahasa Jawa dan memiliki makna yang dalam, yaitu "men·to·lo Jw a sampai hati; tega: ia tidak -- melihat keke-jaman itu". Dalam sejarahnya, kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan yang sangat kuat dan emosional, seringkali terkait dengan kejadian yang menyakitkan atau menyedihkan. Kata **mentolo** memiliki kekuatan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks. Misalnya, dalam kalimat "Dia merasa **mentolo** ketika mendengar kabar tentang kehilangan anaknya", kata ini digunakan untuk menggambarkan perasaan sedih dan kehilangan yang dialami oleh seseorang. Selain itu, kata **mentolo** juga dapat digunakan untuk menggambarkan kekejaman, seperti dalam kalimat "Pria itu tidak dapat melihat kekejaman yang dialami oleh korban, karena dia merasa sangat **mentolo**". Dalam kehidupan sehari-hari, kata **mentolo** masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam percakapan sehari-hari, seseorang dapat mengatakan "Aku merasa **mentolo** ketika melihat keadaan negara saat ini" untuk menggambarkan perasaan kesedihan dan kekecewaan mereka. Dalam budaya Indonesia modern, kata **mentolo** tetap memiliki makna yang dalam dan dapat digunakan untuk menggambarkan perasaan yang kompleks.