Arti Kata "ortodoks" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ortodoks" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ortodoks

or·to·doks a 1 berpegang teguh pd peraturan dan ajaran resmi, msl dl agama; 2 kolot; berpandangan kuno

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ortodoks"

📝 Contoh Penggunaan kata "ortodoks" dalam Kalimat

1.Kegiatan agama ortodoks di masjid setiap hari Jumat masih diikuti oleh banyak jemaah.
2.Dalam tradisi ortodoks, pernikahan diadakan pada hari Jumat dan Minggu.
3.Guru ortodoks yang berpegang teguh pada metode pembelajaran lama masih ada di beberapa sekolah.
4.Pendapat ortodoks tentang pendidikan menganggap pentingnya pelajaran bahasa dan sastra.
5.Dalam masyarakat ortodoks, banyak orang yang masih percaya pada kekuatan rohani.

📚 Artikel terkait kata "ortodoks"

Mengenal Kata 'ortodoks' - Inspirasi dan Motivasi

Ortodoks dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteks

Penggunaan kata "ortodoks" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang luas dan kompleks. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang atau kelompok yang berpegang teguh pada peraturan dan ajaran resmi, terutama dalam konteks agama. Namun, dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan orang yang kolot dan berpandangan kuno. Dalam sejarah, kata "ortodoks" pertama kali digunakan dalam konteks Gereja Ortodoks, yang merupakan bagian dari Kekristenan pada abad ke-5. Gereja Ortodoks dipimpin oleh Patriark Konstantinopel dan berpegang teguh pada ajaran-ajaran tradisional. Dalam konteks ini, kata "ortodoks" digunakan untuk menggambarkan kebenaran absolute dan perjuangan melawan heresi. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ortodoks" masih digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berpegang teguh pada aturan dan peraturan resmi. Misalnya, "Dia adalah seorang ortodoks yang tidak pernah melanggar peraturan lalu lintas." Atau, "Pemimpin partai tersebut dianggap ortodoks karena tidak pernah beralih arah dari ideologi partai." Selain itu, kata "ortodoks" juga digunakan dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, "Pernikahan tradisional dianggap sebagai kebiasaan ortodoks di Indonesia." Atau, "Penggunaan bahasa daerah dianggap sebagai kebiasaan ortodoks dalam budaya Indonesia." Dalam kesimpulan, kata "ortodoks" memiliki makna yang luas dan kompleks dalam bahasa Indonesia. Dalam konteks agama, kata ini digunakan untuk menggambarkan seseorang atau kelompok yang berpegang teguh pada peraturan dan ajaran resmi. Dalam konteks sejarah dan sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan orang yang kolot dan berpandangan kuno. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ortodoks" masih digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berpegang teguh pada aturan dan peraturan resmi.

Kata yang Mirip

ortodoksi