Arti Kata "padi dikebat dengan daunnya" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "padi dikebat dengan daunnya" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

padi dikebat dengan daunnya

Peribahasa mengusahakan sesuatu dengan modal sendiri

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "padi dikebat dengan daunnya"

📝 Contoh Penggunaan kata "padi dikebat dengan daunnya" dalam Kalimat

1.Pengusaha tersebut mengembangkan usahanya dengan modal sendiri, membuatnya terlihat sangat mandiri.
2.Kami mengusahakan proyek ini sendiri tanpa perlu bantuan dari pihak lain.
3.Dia mengelola harta warisannya dengan sangat cerdas, tidak perlu bantuan orang lain.
4.Di pedesaan, warga mengusahakan kehidupan sehari-hari dengan cara yang sangat sederhana dan mandiri.
5.Sebagai anak muda, dia ingin mengembangkan bakatnya sendiri tanpa perlu bantuan dari orang tua.

📚 Artikel terkait kata "padi dikebat dengan daunnya"

Mengenal Kata 'padi dikebat dengan daunnya' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "padi dikebat dengan daunnya" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "padi dikebat dengan daunnya" adalah salah satu peribahasa yang populer dalam bahasa Indonesia. Peribahasa ini memiliki makna umum tentang mengusahakan sesuatu dengan modal sendiri. Dalam konteks sejarah, peribahasa ini mungkin berasal dari kebiasaan petani di pedalaman Indonesia, yang harus mengumpulkan dan menyimpan sumber daya alam dengan hati-hati untuk menjamin kesuburan tanah dan hasil panen yang baik. Dengan demikian, peribahasa ini mengingatkan kita tentang pentingnya mengelola sumber daya dengan bijak dan mandiri. Penggunaan kata "padi dikebat dengan daunnya" dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. "Ibu mengusahakan bisnis kecilnya dengan bijak, seperti **padi dikebat dengan daunnya**, sehingga dapat bertahan dalam masa sulit." Dalam kalimat ini, ibu dapat diibaratkan sebagai seorang petani yang mengumpulkan dan menyimpan sumber daya untuk menjamin kesuksesan bisnisnya. Contoh lainnya adalah: "Ayah menggambarkan kebiasaannya belajar bahasa Inggris sebagai **padi dikebat dengan daunnya**, karena dia tidak pernah membiarkan kesempatan belajar terlewatkan." Kata "padi dikebat dengan daunnya" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Peribahasa ini dapat diartikan sebagai kesadaran akan pentingnya mengelola sumber daya dengan bijak dan mandiri. Dalam era globalisasi yang serba cepat, peribahasa ini mengingatkan kita untuk tidak terlalu bergantung pada faktor luar dan untuk selalu siap menghadapi tantangan dengan sumber daya yang kita miliki sendiri. Dengan demikian, peribahasa "padi dikebat dengan daunnya" tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks ekonomi dan lingkungan.