Arti Kata "pitak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pitak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pitak

pi·tak Jk n bekas luka atau bekas bisul di kepala atau dahi: ada -- di kepalanya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pitak"

📝 Contoh Penggunaan kata "pitak" dalam Kalimat

1.Pada masa lalu, dia memiliki pitak di kepalanya yang masih belum sembuh.
2.pitak di dahi anak itu masih terlihat jelas setelah seminggu.
3.Pada saat perang, tentara memiliki pitak di kepala mereka karena cedera.
4.Dia sangat malu karena harus mengenakan tutup kepala untuk menyembunyikan pitaknya yang masih terbuka.
5.pitak di kepalanya merupakan bekas luka dari cedera parah yang dialaminya beberapa tahun lalu.

📚 Artikel terkait kata "pitak"

Mengenal Kata 'pitak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pitak" - Bekas Luka yang Mengingatkan

Kata "pitak" merupakan salah satu istilah yang masih umum digunakan dalam bahasa Indonesia, terutama dalam konteks medis. Pitak sendiri berasal dari kata Jawa, yang berarti bekas luka atau bekas bisul di kepala atau dahi. Dalam sejarah, kata ini telah digunakan sejak zaman kolonial, dan masih tetap relevan hingga saat ini. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat orang yang memiliki pitak di kepala atau dahi mereka. Mungkin karena cedera atau penyakit, pitak dapat menjadi tanda luka yang tidak dapat dihilangkan secara mudah. Namun, dengan perawatan yang tepat, pitak dapat diobati dan tidak lagi menjadi masalah. Misalnya, seseorang yang memiliki cedera kepala dapat memiliki pitak sebagai tanda luka yang tidak dapat dihilangkan secara mudah. Dalam konteks ini, pitak dapat menjadi tanda bahwa orang tersebut pernah mengalami cedera atau penyakit. Contoh lainnya, seseorang yang memiliki bisul di dahi dapat memiliki pitak sebagai tanda bekas luka yang tidak dapat dihilangkan. Dalam budaya Indonesia modern, pitak masih memiliki makna yang spesifik. Orang-orang masih menggunakan kata ini untuk menggambarkan bekas luka atau bekas bisul di kepala atau dahi. Dalam beberapa kasus, pitak bahkan dapat menjadi tanda identitas atau status sosial seseorang. Dalam konteks ini, pitak dapat menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perasaan dan kepercayaan diri seseorang.