Arti Kata "selancang" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "selancang" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

selancang

se·lan·cang n burung pemakan ulat, Lalage nigra

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "selancang"

📝 Contoh Penggunaan kata "selancang" dalam Kalimat

1.Dalam kebun, selancang berburu ulat yang menjadi sumber makanan utamanya.
2.Pada pagi hari, selancang menyanyi dengan suara merdu di atas pohon beringin.
3.Dalam pelajaran biologi, siswa diajarkan tentang jenis burung selancang yang unik.
4.selancang sering dijadikan simbol kebebasan dan keberanian dalam lukisan-lukisan kuno.
5.Dalam kehidupan sehari-hari, selancang menjadi burung peliharaan yang lucu dan menyenangkan.

📚 Artikel terkait kata "selancang"

Mengenal Kata 'selancang' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "selancang" - Inspirasi dari Alam

Kata "selancang" sering kali dipakai untuk menggambarkan seseorang yang memiliki sifat bebas dan tidak terikat oleh aturan atau norma sosial. Dalam konteks alam, kata ini biasanya mengacu pada burung pemakan ulat, Lalage nigra, yang dikenal karena kemampuannya dalam menggambarkan kebebasan dan keberanian. Dalam sejarah, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki semangat dan keberanian untuk menghadapi tantangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "selancang" dapat digunakan dalam konteks yang berbeda-beda. Misalnya, "Dia adalah seorang selancang yang tidak pernah takut untuk mencoba hal baru." Atau, "Ketika berjalan di hutan, aku melihat seekor selancang yang mengepakkan sayapnya dengan bebas." Dalam kalimat ini, kata "selancang" digunakan untuk menggambarkan sifat bebas dan tidak terikat dari seseorang atau hewan. Dalam budaya Indonesia modern, kata "selancang" juga dapat dihubungkan dengan nilai-nilai luhur seperti keberanian, semangat, dan kebebasan. Orang-orang yang memiliki sifat seperti ini sering kali dianggap sebagai contoh bagi masyarakat. Dengan demikian, kata "selancang" tidak hanya menggambarkan hewan atau sifat manusia, tetapi juga menjadi simbol dari nilai-nilai yang dianggap penting dalam masyarakat.