Arti Kata "titrasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "titrasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

titrasi

tit·ra·si n Kim penentuan kadar suatu zat atau lebih dl campuran atau larutan dng menambahkan bahan penguji yg dapat bereaksi dng zat tsb

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "titrasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "titrasi" dalam Kalimat

1.Pengajar menunjukkan cara melakukan titrasi kimia pada siswa di laboratorium sekolah.
2.Dalam industri farmasi, proses titrasi sangat penting untuk mengetahui kadar obat yang tepat.
3.Sebagai ilmuwan, ia menggunakan teknik titrasi untuk menganalisis komposisi zat alami yang ditemukannya.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, orang biasa tidak begitu paham tentang proses titrasi, tetapi mereka melihat hasilnya di laboratorium.
5.Dia menulis novel yang bercerita tentang seorang ilmuwan yang menemukan zat misterius melalui titrasi kimia yang rumit.

📚 Artikel terkait kata "titrasi"

Mengenal Kata 'titrasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Titrasi" - Prinsip Penentuan Kadar Zat

Titrasi adalah konsep yang sangat penting dalam kimia, terutama dalam penentuan kadar suatu zat dalam campuran atau larutan. Dalam konteks ini, titrasi adalah proses penambahan bahan penguji yang dapat bereaksi dengan zat tersebut, sehingga dapat menentukan kadar zat tersebut dengan akurat. Proses titrasi sendiri telah digunakan selama berabad-abad, dengan catatan tertua tentang titrasi dapat ditemukan dalam buku "De Natura Fossilium" karya Georgius Agricola pada abad ke-16. Namun, hanya pada abad ke-18 bahwa titrasi menjadi lebih populer dan digunakan secara luas dalam penelitian kimia. Dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan yang lebih baik, titrasi telah menjadi salah satu metode penentuan kadar zat yang paling akurat dan dipercaya. Dalam kehidupan sehari-hari, titrasi digunakan dalam berbagai bidang, seperti pengolahan makanan, farmasi, dan industri kimia. Misalnya, dalam pengolahan makanan, titrasi digunakan untuk menentukan kadar asam dalam minyak zaitun, sementara dalam farmasi, titrasi digunakan untuk menentukan kadar obat dalam obat tablet. Dalam industri kimia, titrasi digunakan untuk menentukan kadar bahan baku dalam proses produksi. Dalam budaya Indonesia modern, titrasi masih memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam industri minuman, titrasi digunakan untuk menentukan kadar gula dalam jus dan minuman. Selain itu, dalam pengolahan limbah, titrasi digunakan untuk menentukan kadar logam berat dalam air limbah. Dengan demikian, titrasi adalah konsep yang sangat penting dalam kimia dan memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai bidang. Dengan memahami prinsip titrasi, kita dapat menentukan kadar zat dengan akurat dan efektif.