Arti Kata "tituler" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tituler" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tituler

ti·tu·ler /titulér/ a berkaitan dng pangkat atau gelar kehormatan yg diperoleh tanpa menjalankan tugas jabatan sbg yg tersebut pd gelarnya: mayor -- , berpangkat mayor tetapi tidak menjalankan tugas sbg mayor dl kemiliteran

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tituler"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "tituler" dalam Kalimat

1.Dia ditunjuk sebagai direktur sementara, tetapi ia tetaplah direktur tituler.
2.Penghargaan Nobel yang diterimanya merupakan gelar kehormatan, bukan jabatan yang sebenarnya.
3.Bapaknya memang berpangkat kolonel, tetapi ia sendiri hanya merupakan kolonel tituler di rumah.
4.Sekarang ia bekerja sebagai profesi yang sesuai dengan gelarnya, bukan tituler.
5.Dia menjabat sebagai gubernur tetapi sebenarnya lebih seperti gubernur tituler karena ia kurang pengalaman.

πŸ“š Artikel terkait kata "tituler"

Mengenal Kata 'tituler' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tituler" - Berpangkat Tanpa Tugas

Kata "tituler" seringkali digunakan dalam konteks militer, tetapi apa sebenarnya maknanya? Sejarahnya, kata ini muncul dalam konteks perang, di mana seseorang menerima gelar atau pangkat tanpa harus menjalankan tugas sesuai dengan gelarnya. Dalam arti resmi, tituler (tiΒ·tuΒ·ler /titulΓ©r/) adalah berkaitan dengan pangkat atau gelar kehormatan yang diperoleh tanpa menjalankan tugas jabatan sebagaimana yang tersebut pada gelarnya. Contoh penggunaan kata tituler dalam kalimat yang alami adalah: "Dia adalah tituler mayor, namun tidak pernah menjabat sebagai komandan pasukan." Atau, "Dia mendapatkan gelar tituler kolonel tanpa harus menjalankan tugas sebagai komandan divisi." Dalam kedua contoh tersebut, kata tituler digunakan untuk menjelaskan bahwa seseorang memiliki gelar atau pangkat, tetapi tidak menjalankan tugas sesuai dengan gelarnya. Dalam kehidupan sehari-hari, kata tituler memiliki relevansi dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, seseorang mungkin menerima gelar kehormatan tanpa harus menjalankan tugas sesuai dengan gelarnya. Dalam konteks ini, kata tituler digunakan untuk menjelaskan bahwa gelar tersebut bukanlah karena prestasi atau kemampuan, tetapi karena alasan lain. Dengan demikian, kata tituler memiliki peran penting dalam menjelaskan kompleksitas gelar dan pangkat dalam kehidupan sehari-hari.