Arti Kata "tuduh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "tuduh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

tuduh

tu·duh v, me·nu·duh v 1 menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang berbuat kurang baik: ia ~ saya bersekongkol dng penjahat; 2 menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang melakukan perbuatan yg melanggar hukum; mendakwa: mereka ~ kedua pedagang itu menerima barang selundupan;
me·nu·duh·kan v menimpakan tuduhan kpd: dng enak saja mereka ~ kecurangan itu kpd saya;
ter·tu·duh 1 v dituduh; 2 n orang yg dituduh; terdakwa;
tu·duh·an n hasil menuduh; hal yg dituduhkan; dakwaan: surat ~ , surat dakwaan;
pe·nu·duh n orang yg menuduh; pendakwa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "tuduh"

📝 Contoh Penggunaan kata "tuduh" dalam Kalimat

1.Pengacara menuduh kliennya tidak bersalah dalam kasus tersebut.
2.Dia menuduh saya bersekongkol dengan penjahat tersebut.
3.Polisi menimpakan tuduhan kecurangan kepada direktur perusahaan itu.
4.Terdakwa dalam kasus korupsi dituduh melakukan tindakan melawan hukum.
5.Surat dakwaan yang diajukan ke pengadilan merupakan hasil menuduh seseorang melakukan kejahatan.

📚 Artikel terkait kata "tuduh"

Mengenal Kata 'tuduh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Tuduh" - Makna dan Konteks

Kata "tuduh" dalam bahasa Indonesia memiliki makna yang sangat signifikan dalam konteks hukum dan sosial. Secara umum, "tuduh" berarti menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang berbuat kurang baik atau melakukan perbuatan yang melanggar hukum. Dalam sejarah perkembangan bahasa Indonesia, kata "tuduh" telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda, tetapi makna dan konteksnya telah berubah seiring dengan perkembangan masyarakat dan hukum. Dalam konteks hukum, kata "tuduh" digunakan untuk mengindikasikan bahwa seseorang telah melakukan kejahatan atau perbuatan yang melanggar hukum. Hal ini biasanya dilakukan melalui proses penuntutan atau pengadilan. Dalam situasi ini, kata "tuduh" memiliki makna yang sangat serius dan berdampak pada kehidupan orang yang dituduh.

Contoh Penggunaan Kata "Tuduh" dalam Kalimat

Berikut beberapa contoh penggunaan kata "tuduh" dalam kalimat yang alami: * Ia ~ saya bersekongkol dengan penjahat. (Makna: Menunjukkan bahwa seseorang berbuat kurang baik) * Mereka ~ kedua pedagang itu menerima barang selundupan. (Makna: Menunjukkan bahwa seseorang melakukan perbuatan yang melanggar hukum) * Mereka ~ kecurangan itu kpd saya. (Makna: Menimpakan tuduhan kepada seseorang)

Kata "Tuduh" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "tuduh" sering digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, dalam konteks hukum, kata "tuduh" digunakan untuk mengindikasikan bahwa seseorang telah melakukan kejahatan atau perbuatan yang melanggar hukum. Dalam konteks sosial, kata "tuduh" digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang berbuat kurang baik atau melakukan perbuatan yang tidak pantas. Dalam budaya Indonesia modern, kata "tuduh" juga digunakan dalam konteks lain, seperti dalam konteks politik atau sosial. Misalnya, dalam konteks politik, kata "tuduh" digunakan untuk mengindikasikan bahwa seseorang telah melakukan tindakan yang tidak pantas atau melanggar hukum. Dalam konteks sosial, kata "tuduh" digunakan untuk menunjukkan bahwa seseorang berbuat kurang baik atau melakukan perbuatan yang tidak pantas. Dengan demikian, kata "tuduh" memiliki makna yang sangat signifikan dalam konteks hukum, sosial, dan budaya Indonesia modern.