Arti Kata "waadat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "waadat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

waadat

wa·a·dat Ar n perjanjian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "waadat"

📝 Contoh Penggunaan kata "waadat" dalam Kalimat

1.Pada tahun 1990, Pemerintah Indonesia dan Libya menandatangani perjanjian waadat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.
2.Pak Rudi sangat senang menerima waadat bisnis dari klien yang baru, ini artinya dia sudah mendapatkan kepercayaan besar.
3.Dalam novel "Wa'adat" karya penulis Arab, tokoh utama memutuskan untuk meninggalkan negaranya karena tidak puas dengan keadaan politik yang tidak adil.
4.Pada tahun 2015, Universitas Indonesia dan Universitas Al Azhar menandatangani waadat edukasi untuk meningkatkan kerja sama akademik antara kedua universitas.
5.Perjanjian waadat antara Indonesia dan Libya membuka peluang besar bagi kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di berbagai bidang ekonomi.

📚 Artikel terkait kata "waadat"

Mengenal Kata 'waadat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Waadat" - Perjanjian yang Berharga

Asal Mula dan Makna Waadat

Waadat adalah kata yang berasal dari bahasa Arab, yang dalam konteks Arab dan Islam, memiliki makna yang sangat spesifik. Dalam bahasa Indonesia, waadat diartikan sebagai "Perjanjian" atau "Ikrar". Kata ini memiliki sejarah yang panjang dan kompleks, terutama dalam konteks hubungan antara individu, kelompok, dan bahkan negara-negara. Waadat sering digunakan sebagai sarana untuk memperkuat ikatan dan komitmen antara pihak-pihak yang terlibat.

Contoh Penggunaan Waadat dalam Bahasa Indonesia

Berikut beberapa contoh penggunaan waadat dalam kalimat yang alami: - Mereka membuat waadat untuk bekerja sama dalam proyek tersebut, sehingga hasilnya lebih baik. - Perjanjian waadat antara kedua negara tersebut telah dibuat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi. - Ikrar waadat antara pasangan suami-istri tersebut telah dibuat untuk memperkuat hubungan mereka.

Relevansi Waadat dalam Kehidupan Sehari-Hari

Waadat memiliki relevansi yang cukup besar dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks hubungan antara individu dan kelompok. Dalam budaya Indonesia modern, waadat sering digunakan sebagai sarana untuk memperkuat ikatan dan komitmen antara pihak-pihak yang terlibat. Dengan demikian, waadat dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kerja sama dan memperkuat hubungan antara individu, kelompok, dan bahkan negara-negara.