Arti Kata "warik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "warik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

warik

wa·rik ? 1warak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "warik"

📝 Contoh Penggunaan kata "warik" dalam Kalimat

1.Kepala suku Arab yang menjadi penasihat raja memiliki warik yang sangat luas.
2.Pengusaha sukses itu memiliki warik yang mencakup beberapa perusahaan besar.
3.Dalam sejarah Arab, warik yang dimiliki oleh Khalifah Umar sangat dikenal.
4.Pendidikan agama di masjid lokal sering diisi oleh warik yang berpengalaman.
5.Pengambilan sumpah warik dalam tradisi adat suku Adat tetap diterapkan hingga saat ini.

📚 Artikel terkait kata "warik"

Mengenal Kata 'warik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "warik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "warik" dalam Konteks Historis dan Sosial

Kata "warik" memiliki makna umum sebagai bentuk singkatan dari "wa·rik", yang berarti "perangai" atau "sifat". Kata ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak lama dan dikenal dalam konteks budaya dan sosial. Dalam sejarah, kata "warik" digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat positif atau negatif dari seseorang, seperti bijaksana, baik hati, atau ambisius. Dalam penggunaannya yang lebih luas, kata "warik" juga dapat menggambarkan perilaku atau tindakan seseorang yang dianggap baik atau buruk.

Contoh Penggunaan Kata "warik" dalam Kalimat

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "warik" dalam kalimat yang alami: - Orang yang memiliki warik baik hati akan selalu membantu orang lain yang membutuhkan. - Saya tidak suka orang yang memiliki warik ambisius karena sering kali mereka melupakan orang lain.

Relevansi Kata "warik" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "warik" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya dan sosial. Dalam masyarakat modern, kata "warik" digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat positif atau negatif dari seseorang. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan kata "warik" harus dilakukan dengan bijak dan tidak boleh digunakan untuk melabeli atau menghakimi seseorang. Dengan demikian, kita dapat menggunakan kata "warik" sebagai alat untuk memahami dan menghargai sifat-sifat positif dari seseorang, serta untuk meningkatkan kesadaran kita tentang perilaku yang baik dan buruk.