Arti Kata "derik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "derik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

derik

de·rik n tiruan bunyi papan bersanggit;
ber·de·rik v mengeluarkan bunyi "derik, derik": pintu besi itu ~ kalau dibuka;
ber·de·rik-de·rik v berulang-ulang berderik

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "derik"

📝 Contoh Penggunaan kata "derik" dalam Kalimat

1.Pintu besi itu berderik keras saat dibuka oleh pekerja.
2.Suara berderik pintu besi mengganggu kebiasaannya tidur pagi.
3.Di dalam film, aktor berperan sebagai orang yang berderik-derik ketakutan.
4.Di sekolah, anak-anak tertawa melihat pintu yang berderik keras karena kotor.
5.Suara berderik pintu besi membuat dia takut untuk pergi ke rumah yang kosong.

📚 Artikel terkait kata "derik"

Mengenal Kata 'derik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "derik" - Suara yang Menggambarkan Kehidupan Sehari-hari

Kata "derik" sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari untuk menggambarkan suara yang unik dari berbagai objek, mulai dari pintu besi hingga gerigi. Dalam arti resmi, "derik" digunakan untuk menggambarkan tiruan bunyi papan bersanggit atau suara "derik, derik" yang dihasilkan oleh objek tersebut. Namun, dalam konteks sehari-hari, kata ini memiliki makna yang lebih luas dan dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis suara. Suara derik sering dihubungkan dengan suara yang berulang-ulang, seperti gerigi yang berputar atau pintu besi yang dibuka dan ditutup. Dalam bahasa Indonesia kuno, kata ini juga digunakan untuk menggambarkan suara yang keras dan berulang-ulang, seperti suara gong atau suara yang dihasilkan oleh alat musik tradisional. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "derik" digunakan dalam kalimat seperti: "Pintu besi itu berderik ketika dibuka," atau "Gerigi mobil berderik ketika meluncur di jalan aspal." Kata ini juga digunakan dalam kalimat yang lebih formal, seperti: "Suara derik yang dihasilkan oleh papan bersanggit dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kecepatan angin." Kata "derik" juga memiliki relevansi dengan kehidupan sehari-hari kita. Misalnya, suara derik yang dihasilkan oleh gerigi mobil dapat digunakan sebagai indikator bahwa mobil tersebut sedang meluncur dengan kecepatan tinggi. Selain itu, suara derik yang dihasilkan oleh papan bersanggit dapat digunakan sebagai alat untuk mengukur kecepatan angin, sehingga dapat membantu kita dalam membuat keputusan yang tepat dalam situasi tertentu. Dalam kesimpulan, kata "derik" memiliki makna yang luas dan dapat digunakan untuk menggambarkan berbagai jenis suara. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata ini digunakan dalam kalimat yang alami dan formal. Oleh karena itu, kita dapat menggunakan kata "derik" dengan lebih bijak dan tepat dalam berbagai konteks.