Arti Kata "lumrah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "lumrah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

lumrah

lum·rah a biasa; lazim;
ke·lum·rah·an n keadaan (perihal) lumrah; kebiasaan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "lumrah"

📝 Contoh Penggunaan kata "lumrah" dalam Kalimat

1.Kerja lembur di hari libur sudah lumrah bagi banyak perusahaan.
2.Saya tidak terkejut karena kebiasaan teman saya selalu membayar tagihan telat.
3.Di lingkungan sekolah, tidak ada yang terkejut dengan kebiasaan siswa membawa laptop ke sekolah.
4.Saya tidak melihat hal tersebut sebagai kebiasaan yang buruk, tapi sebagai kebiasaan yang wajar.
5.Kerja sama antar tim dalam memenuhi target sales sudah lumrah dalam dunia bisnis.

📚 Artikel terkait kata "lumrah"

Mengenal Kata 'lumrah' - Inspirasi dan Motivasi

Lumrah dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Kebiasaannya

Dalam bahasa Indonesia, kata **lumrah** memiliki makna yang sangat luas, mengacu pada kebiasaan atau hal yang biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Secara historis, kata ini telah digunakan dalam bahasa Sunda sebagai kata dasar untuk menggambarkan keadaan yang umum atau lazim. Dalam konteks sosial, **lumrah** sering digunakan untuk menjelaskan perilaku atau keadaan yang biasa terjadi dalam masyarakat. Contoh penggunaan kata **lumrah** dalam kalimat yang alami bisa dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Di daerah kami, minum kopi di pagi hari adalah **lumrah** bagi banyak orang." "Membuat sarapan adalah **lumrah** sebelum pergi ke sekolah atau kerja." "Mengendarai sepeda adalah kegiatan yang sangat **lumrah** bagi banyak warga kota." Dalam kehidupan sehari-hari, kata **lumrah** memiliki relevansi yang sangat besar. Dalam budaya Indonesia, misalnya, menghargai kebiasaan dan tradisi merupakan bagian dari **lumrah** yang harus dipelihara. Selain itu, dalam berkomunikasi, menggunakan kata **lumrah** dapat membantu menunjukkan bahwa kita mengerti dan menghargai keadaan yang biasa terjadi dalam kehidupan sekitar.