Arti Kata "mengupa-upa" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mengupa-upa" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mengupa-upa

meng.u.pa-u.pa Verba (kata kerja) memberi hadiah; mengadakan selamatan: di Tapanuli dikenal upacara mengupa-upa yang harus diadakan oleh seseorang yang melakukan kesalahan dan sebagainya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mengupa-upa"

📝 Contoh Penggunaan kata "mengupa-upa" dalam Kalimat

1.Pada hari tersebut, keluarga mengadakan upacara mengupa-upa untuk meminta maaf kepada mertua.
2.Karena melakukan kesalahan, siswa diberi tugas untuk mengupa-upa kepada gurunya dengan cara membelikan hadiah.
3.Komunitas tersebut melakukan ritual mengupa-upa untuk meminta keberkahan dan keselamatan bagi penduduk setempat.
4.Bulan lalu, suami mengupa-upa kepada istri dengan membelikan perhiasan berharga sebagai simbol cinta.
5.Dalam tradisi adat istiadat Tapanuli, mengupa-upa merupakan upacara yang sangat penting untuk meminta ampun.

📚 Artikel terkait kata "mengupa-upa"

Mengenal Kata 'mengupa-upa' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "mengupa-upa" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "mengupa-upa" mungkin tidak terdengar familiar bagi banyak orang, terutama bagi generasi muda yang lebih familiar dengan istilah "mengadakan selamatan". Namun, di beberapa daerah di Indonesia, kata ini memiliki makna yang lebih dalam dan kaya. Kata "mengupa-upa" dalam arti resmi dalam bahasa Indonesia adalah 'meng.u.pa-u.pa', yang berarti memberi hadiah dan mengadakan selamatan. Di Tapanuli, daerah di Sumatera Utara, upacara mengupa-upa diadakan oleh seseorang yang melakukan kesalahan atau melanggar adat istiadat.

Contoh Penggunaan Kata "mengupa-upa" dalam Kalimat

Kata "mengupa-upa" sering digunakan dalam konteks upacara adat, seperti ketika seseorang melakukan kesalahan atau melanggar aturan. Misalnya, "Pada hari Jumat, masyarakat di Tapanuli akan mengadakan upacara mengupa-upa untuk meminta ampun atas kesalahan yang dilakukan." Atau, "Saya tidak sengaja melanggar adat istiadat, sehingga saya harus mengupa-upa kepada masyarakat untuk meminta ampun."

Relevansi Kata "mengupa-upa" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun kata "mengupa-upa" memiliki makna yang lebih dalam dan kaya, namun relevansinya dalam kehidupan sehari-hari masih ada. Upacara mengupa-upa masih diadakan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di Tapanuli. Upacara ini bukan hanya sebagai bentuk meminta ampun, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kata "mengupa-upa" masih memiliki nilai dan makna yang sangat penting dalam kehidupan adat dan budaya Indonesia.