Arti Kata "penengkar" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "penengkar" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

penengkar

pe.neng.kar Adjektiva (kata sifat) tidak mau mendengarkan kata orang lain; degil; keras kepala: nasihat yang baik tidak dapat meresap ke hati anak penengkar itu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "penengkar"

📝 Contoh Penggunaan kata "penengkar" dalam Kalimat

1.Anak tersebut sangat penengkar dan sulit diajak untuk mendengarkan nasihat orang tuanya.
2.Ayahnya berharap anaknya dapat lebih terbuka dan tidak penengkar dalam berbicara dengan keluarga.
3.Pada akhirnya, anak penengkar itu hanya mau mendengarkan jika orang lain memujinya, bukan memberinya nasihat.
4.Di sekolah, dia dikenal sebagai anak yang penengkar dan susah diajak untuk bekerja sama dengan teman-temannya.
5.Pengalaman menghadapi anak penengkar membuat ibu itu menjadi lebih sabar dan tidak langsung marah.

📚 Artikel terkait kata "penengkar"

Mengenal Kata 'penengkar' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "penengkar" - Inspirasi dan Motivasi

Makna Umum dan Konteks Historis

Kata "penengkar" adalah adjektiva yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak mau mendengarkan kata orang lain, degil, atau keras kepala. Makna ini dapat dilihat dalam konteks historis, di mana kata ini pertama kali digunakan untuk menggambarkan perilaku anak-anak yang sulit diatur. Dalam arti ini, penengkar merupakan anak yang tidak mau mendengar nasihat orang tua atau guru, sehingga sulit untuk mengajarkan mereka nilai-nilai kehidupan yang baik.

Contoh Penggunaan Kata "penengkar" dalam Kalimat

Contoh penggunaan kata "penengkar" dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - Anak itu sangat penengkar dan sulit diatur oleh orang tua. - Ayahnya berusaha memberikan nasihat yang baik, tetapi anak penengkar itu tidak mau mendengarkan. - Penengkar yang satu ini sulit untuk diajar, karena dia selalu menolak untuk menerima nasihat orang lain.

Relevansi Kata "penengkar" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "penengkar" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks keluarga dan pendidikan. Dalam keluarga, penengkar dapat menjadi anak yang sulit diatur, sehingga membutuhkan pendekatan dan strategi yang efektif untuk mengajarkan mereka nilai-nilai kehidupan yang baik. Dalam pendidikan, penengkar dapat menjadi siswa yang sulit diajar, karena mereka tidak mau mendengarkan nasihat guru. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks kata "penengkar" dalam kehidupan sehari-hari untuk dapat menghadapi situasi-situasi yang sulit dengan efektif.