Arti Kata "valorisasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "valorisasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

valorisasi

va·lo·ri·sa·si n pemulihan atau penetapan kembali nilai atau harga sesuatu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "valorisasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "valorisasi" dalam Kalimat

1.Pemerintah menunjukkan komitmen untuk melaksanakan valuasi terhadap aset negara yang bernilai tinggi.
2.Kami telah melakukan valuasi terhadap proyek tersebut untuk menentukan biaya yang sesuai.
3.Pengusaha mengalami kerugian besar setelah valuasi pasar sahamnya menurun secara drastis.
4.Dalam proses nilai tambah, valuasi sumber daya alam menjadi penting untuk meningkatkan pendapatan negara.
5.Dosen memberikan kuliah tentang valuasi dan analisis keuangan untuk mahasiswa akuntansi.

📚 Artikel terkait kata "valorisasi"

Mengenal Kata 'valorisasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Valorisasi" - Pemulihan Nilai dan Harga

Dalam bahasa Indonesia, kata valorisasi memiliki makna yang sangat penting dalam konteks ekonomi dan bisnis. Kata ini berasal dari kata Latin "valor", yang berarti nilai atau harga. Dalam sejarahnya, konsep valorisasi berkembang dalam konteks hukum dan ekonomi, terutama dalam penentuan nilai atau harga aset, properti, atau investasi. Dalam prakteknya, valorisasi digunakan untuk memulihkan atau menentukan kembali nilai atau harga suatu barang atau aset yang telah menurun atau tidak lagi relevan dengan pasar. Proses ini melibatkan analisis dan evaluasi untuk menentukan nilai sebenarnya dari aset tersebut. Dengan demikian, valorisasi dapat membantu investor, pengusaha, atau individu untuk membuat keputusan yang lebih baik tentang apakah suatu investasi atau proyek layak untuk dijalankan. Contoh penggunaan kata valorisasi dalam kalimat yang alami adalah: * "Pemerintah melakukan valorisasi tanah untuk meningkatkan nilai properti di daerah tersebut." * "Perusahaan melakukan valorisasi aset untuk mengetahui nilai sebenarnya dari investasinya." * "Analisis valorisasi membantu investor untuk menentukan apakah suatu proyek layak untuk dijalankan." Dalam kehidupan sehari-hari, konsep valorisasi sangat relevan dalam berbagai aspek, seperti ekonomi, bisnis, dan keuangan. Dalam budaya Indonesia modern, valorisasi juga berkembang dalam konteks sosial dan budaya, seperti dalam penentuan nilai dan harga barang antik atau koleksi seni. Dengan demikian, kata valorisasi menjadi sangat penting dalam membantu individu dan organisasi untuk membuat keputusan yang lebih baik tentang nilai dan harga suatu aset atau investasi.